BThemes

tes
News Update :

Moto GP News

Basketball News

Formula 1 News

Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Ditarget, Pasar Turi 18 Bulan Selesai

2 Feb 2012


Pasar Turi baru mulai dibangun. Pembangunannya ditandai dengan pemasangan tiang pancang yang dipasang, Rabu (1/2). Pemasangan tiang pancang itu menjadi tanda dimulainya bangunan enam lantai. Target pembangunannya 18 bulan terhitung sejak kemarin. Sedangan investasinya di atas Rp 1 trilliun.

Dengan dimulainya pembangunan Pasar Turi baru itu membuat banyak pihak senang. Baik dewan maupun pedagang sama-sama menyambutnya dengan antusias. Namun, mereka juga mengingatkan agar tidak tiang pancangnya saja yang ditancapkan, tapi gedung fisiknya juga dibangun secepatnya.

”Semoga tidak mbeleset lagi. Kalau mbeleset kepercayaan pedagang dan warga Surabaya baik kepada PT Gala Bumi Investment (GBI) maupun Pemkot bakal semakin hilang. Sebab, rencana pembangunan Pasar Turi baru itu sudah gagal selam emapt kali,” kata Moch Machmud, Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Kamis (2/2) pagi tadi.

Menurutnya, pemasangan tiang pancang ini langkah maju dan hal itu merupakan bukti ada keseriusan dari PT GBI. Harapannya, pembangunan Pasar Turi baru bisa selesai tepat waktu, sehingga pedagang berjualan kembali.

Sementara, Marketing Investor Pasar Turi PT GBI, M Zainal mengatakan, keberadaan Pasar Turi baru nanti diharapkan bisa lebih menggairahkan perekonomian tidak hanya di Surabaya saja, melainkan juga wilayah Jawa Timur. ”Secepatnya pembangunannya kami lakukan, mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” katanya.

Pasar Turi baru nanti terdiri dari enam lantai untuk stan pedagang dan dua lantai untuk lahan parkir. Stan pasar rata-rata 6,75 meter persegi dengan jumlah stan 6.200 unit. Para pedagang baru bisa masuk setelah pembangunan selesai.

”Pengundian stan akan dilakukan setelah masa pendaftaran selesai. Pedagang kami beri waktu selama tiga bulan atau sampai akhir Maret mendatang untuk mendaftarkan diri,” ujarnya.

Mengenai uang pendaftaran Rp 5 juta, Zainal mengatakan hal itu tetap ada. Uang pendaftaran tersebut sebagai bagian dari uang muka atau bentuk keseriusan pedagang menempati pasar tersebut. ”Hingga kini sudah ada 25% dari 3.800 pedagang yang sudah mendaftar,” katanya.

Bagi pedagang yang tidak mendaftar hingga Maret mendatang, maka PT GBI menganggap mereka tidak serius dan secara otomatis bisa dicoret dari daftar. Karena itu, semuanya kembali kepada mereka.

Sementara itu, Sekretaris Tim Pemulihan Pascakebakaran (TPPK) Pasar Turi, Kemas A Chalim mengatakan, pedagang tetap menagih janji Komisi B DPRD Surabaya yang akan mempertemukan pedagang dengan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini sebagaimana hasil dengar pendapat pada 28 Desember 2011.

Meski demikian para pedagang menyambut gembira dengan dimulainya pembangunan. ”Alhamdullilah tiang pancang pertama dilaksanakan oleh investor pertanda dimulainya pembangunan Pasar Turi, tapi sayang kemauan pedagang, pemkot dan investor belum satu,” katanya.

Menurut dia pedagang tetap menolak uang pendaftaran Rp 5 juta dengan alasan Pemkot Surabaya mengusahakan dana talangan Rp 5 juta di Bank Jatim. Namun usaha tersebut kandas sehingga Asisten II Sekkota Surabaya Muhlas Udin akan mengusahakannya lewat APBD. ”Kami tetap berusaha mencari solusi sebelum 30 Maret 2012,” katanya.

Acara pemancangan tiang pancang kemarin dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Mutawakkil Alallah dan sejumlah ulama di Jawa Timur. Sedang Walikota Surabaya Tri Rismaharini tidak tampak dalam acara tersebut. pur


PASAR TURI BARU
Bangunan: - Enam lantai untuk stan pedagang
- Dua lantai untuk parkir

Stan: - Luasnya rata-rata 6,75 meter persegi per stan
- Total 6.200 stan

surabayapost

JobStreet.com Ekspansi ke Surabaya

25 Jan 2012


Situs online rekrutmen nomor 1 di Indonesia kini makin melebarkan sayapnya. Di awal bulan tahun ini, JobStreet.com meresmikan kantor keduanya di Kota Pahlawan.

Keputusan ekspansi ini sebelumnya ditunjang dengan pageview JobStreet.com yang mencapai 35 ribu setiap bulannya. Dan jumlah jobseeker yang menjadi member aktif telah mencapai lebih dari 1.500.000.

Maka tak tanggung-tanggung, tahun ini JobStreet.com menargetkan tambahan pageview hingga 50 ribu. Target jumlah jobseeker di Surabaya pun diprediksi mampu mencapai 1/3 Jakarta.

"Kami optimis pageview akan semakin bertambah, bahkan bisa sampai 50 ribu pageview per bulan," kata Chris Antonius, Country Manager JobStreet.com Indonesia saat meresmikan kantor baru JobStreet, Selasa (24/1/2012).

Ia juga mengatakan, kantor baru yang berlokasi di Gedung Sinarmas lantai 5 Jalan Diponegoro 64 ini akan semakin memudahkan warga Surabaya lebih mengenal sistem rekrutmen online. Maka, warga Surabaya dan Jatim pun semakin melek teknologi.

JobStreet yang juga telah hadir di Singapura, Malaysia, Philipina, India, Hongkong, Thailand dan Jepang bermaksud memberikan waktu 24 jam dan 7 hari untuk para jobseeker membuka aplikasi online lowongan kerja.

Apalagi di daerah-daerah di Indonesia seperti di Jakarta yang memiliki total jobseeker sebanyak 40 persen, Jabar 20 persen, Jateng 10 persen, Jatim 10 persen (versi Jobstreet) akan semakin mudah memperoleh informasi lowongan pekerjaan yang bermutu.

Dalam acara launching kantor baru JobStreet.com, hadir juga Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Budi Hartawan serta Datin Rashidah selaku Direktur PT JobStreet.com.

Acara yang digelar di Kafe Pisa di kawasan Bukit Darmo Boulevard pun dikunjungi para jobseeker aktif. Situs yang telah menggandeng 16 ribu perusahaan inipun optimis tahun ini membuka kantor barunya di Semarang. (nrm/fat)

detiksurabaya

Ini Daftar Bisnis yang Mengalir di Tahun Naga Air

23 Jan 2012


Menjelang pergantian tahun baru Tionghoa alias Imlek, banyak pebisnis yang berusaha mencari tahu bisnis yang peruntungannya bagus di tahun yang baru ini. Ramalan dari para ahli fengshui biasanya yang menjadi salah satu rujukan mereka.

Pakar fengshui akan menerawang berdasarkan julukan tahun yang baru. Nah, Imlek pada tahun ini berjuluk Tahun Naga Air. Menurut pakar fengshui yang dihubungi KONTAN, Tahun Naga Air merupakan tahun yang mampu mendatangkan peruntungan bagi beberapa sektor bisnis.

Namun Suhu Benny, pakar fengshui, mengingatkan agar berhati-hati pada tahun ini. Ia bilang, ciri khas Tahun Naga Air adalah raja. Orang ingin berupaya agar dirinya diperlakukan bak raja. Dus, bila tak pandai bersikap akan membuat orang menjadi angkuh. "Makanya supaya kita berperilaku low profile agar tidak terjebak pada sikap angkuh. Begitu pula dalam menjalankan bisnis," begitu nasihat Suhu Benny.

Dia menjelaskan, elemen air mendominasi langit pada Tahun Naga Air ini. Sisi lain, tanah juga mengandung air, sehingga unsur air menjadi banyak dan berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan di alam. Namun karena negara kita berada di garis khatulistiwa, di mana elemen apinya tinggi, maka tanah tetap stabil. Dus, bisnis yang berhubungan dengan tanah maupun air akan cerah pada tahun ini.

Nah, apa saja bisnis yang peruntungannya akan cemerlang pada Tahun Naga Air ini? Berikut ulasan beberapa pakar fengshui;

1. Bisnis Makanan dan Minuman

Tahun Naga Air juga memberikan peruntungan bagi para pebisnis makanan dan minuman, seperti bisnis rumah makan. Para ahli fengshui bilang, bisnis makanan dan minuman itu berkaitan dengan elemen air, sehingga prospeknya masih bagus.
Menurut Suhu Benny, bisnis makanan dan minuman ini tidak akan mati sebab jumlah penduduk semakin banyak. Pertumbuhan ekonomi pun juga semakin baik sehingga mendongkrak tingkat daya beli masyarakat.
Demikian juga menurut Suhu Liem. Dia juga bilang, bisnis makanan dan minuman ini akan mendongkrak bisnis lain, seperti bisnis supermarket dan minimarket. Dua sektor ini, secara fengshui masuk katagori elemen tanah.

2. Agribisnis

Bisnis di sektor agribisnis seperti tanam-tanaman, hasil pertanian, perikanan dan peternakan, prospeknya juga akan bagus di Tahun Naga Air. Alasannya, bisnis tersebut masuk kategori elemen air.
Menurut Suhu Benny, bisnis di sektor agribisnis akan meningkat. Ini bisa ditandai dari tingginya pertumbuhan bisnis tanaman, baik padi maupun yang lain. Meski demikian, cuaca , infrastruktur dan irigasi masih menjadi kendala utama, dan ini harus diwaspadai. "Bisnis ini bisa menjadi peluang besar," jelasnya.

Namun, Suhu Liem punya pandangan berbeda. Menurutnya, bisnis pertanian yang tumbuh di tanah dan air akan mengalami kegagalan panen akibat curah hujan yang tinggi.

3. Industri kreatif

Bisnis di industri kreatif juga akan menggeliat di Tahun Naga Air. Menurut Suhu Liem, secara fengshui, industri kreatif ini memadukan elemen tanah dan kayu. Tanah yang mengandung unsur air akan menyuburkan kayu. Dus, dalam pandangan dia, industri kreatif akan berkembang.
Menurut Suhu Acai, yang paling prospektif adalah industri kreatif di bidang hiburan. "Tren perkembangan dunia hiburan juga semakin baik," imbuhnya

Tapi Suhu Benny bilang, bisnis industri kreatif berhubungan dengan elemen kayu jadi tidak cocok dengan air. Dia memprediksi kreatif seperti seni, fotografi, tekstil, dan fashion akan meredup. Alasannya, dominasi air bisa membusukkan kayu.

4. Bisnis properti

Bisnis di sektor properti memang sedang menggeliat. Beruntung bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis properti karena di Tahun Naga Air membawa berkah bagi bisnis properti. Suhu Benny bilang, bisnis properti ini antara lain bisnis bahan bangunan, investasi tanah, serta perumahan.

Pakar fengshui dari Universitas Maranatha, Suhu Liem Boen Hong mengamini. Dia bilang, usaha yang tergolong elemen tanah akan terus mengalami perkembangan.

Begitu pula penerawangan ahli fengshui, Suhu Acai. Tahun Naga Air, menurut dia, akan mendatangkan keberuntungan bagi bisnis yang berhubungan dengan tanah, seperti properti. "Apalagi populasi penduduk terus bertambah dan tempat tinggal menjadi kebutuhan pokok yang mesti dipenuhi," ujarnya.

Sehingga ia melihat kecenderungan orang ayang semakin banyak menaruh duitnya untuk membeli tanah atau rumah bisa mendapatkan keuntungan lebih.

Terlepas dari itu, Teguh Satria, Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Real Estate Indonesia (REI), mengakui, bisnis properti memang diprediksikan bakal bergairah di tahun ini. Apalagi bunga kredit perbankan makin rendah, sehingga memacu penyaluran kredit perumahan. (Noverius Laoli, Fahriyadi/Kontan)

kompas

Wamen ESDM usul premium naik menjadi Rp 6.000

20 Jan 2012


Pemerintah memiliki tambahan opsi untuk kebijakan pembatasan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Opsi tambahan tersebut adalah dengan cara menaikkan harga BBM subsidi.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo mengusulkan, kenaikan harga premium sebesar Rp 1.500 menjadi Rp 6.000 per liter. Namun, usulan kenaikan harga ini harus mendapatkan kesepakatan dengan DPR RI.

"Minggu depan kami akan rapat lagi dengan DPR. Kalau DPR sepakat untuk menaikkan harga, maka APBN-P harus dipercepat," ujar Widjajono, Jumat (20/1).

Menurut Widjajono, harga premiun harus lebih tinggi dari harga LGV dan CNG. Sebab, jika harga premium lebih rendah atau sama dengan harga gas maka program konversi gas tidak akan berjalan dengan lancar.

"Saat ini harga LGV sekitar Rp 5.600 per lsp. Kalau premium Rp 5.500 per liter orang tidak akan berpindah," kata Widjajono. Idealnya, harga LGV dipatok sebesar Rp 5.000 per lsp, sedangkan harga premium sebesar Rp 6.000 per liter. Semakin tinggi disparitas harga, maka makin cepat orang akan beralih ke gas.

Meski harga BBM naik, lanjut Widjajono, program konversi BBM ke BBG tetap berjalan. Kenaikan harga BBM akan mengurangi subsidi. Penghematan subsidi BBM akan dipergunakan oleh pemerintah untuk membangun infrastruktur gas.

Opsi kenaikan harga BBM ini diambil karena PT Pertamina menyatakan ketidaksiapannya untuk mendukung program pembatasan BBM subsidi. Widjajono menyayangkan sikap Pertamina yang tidak mau jujur soal kesiapan infrastruktur. "Harus ada kejujuran diantara kita. Jangan bilang ke pemerintah siap, tetapi bilang ke DPR tidak siap," tandas Widjajono.

kontan

Jelang Imlek Harga Kepiting Naik

18 Jan 2012


Jelang tahun baru China atau Imlek, harga kepiting kian melambung tinggi. Diprediksi, lonjakan harga ini hingga mencapai 2 kali lipat, dibandingkan hari-hari biasa. Dengan datangnya tahun baru imlek ini, para pengepul kepiting di Pasuruan pun mengaku ketiban rejeki yang amat melimpah.

"Sudah 6 tahun lamanya saya menggeluti usaha jual beli kepiting, mas. Yang kecil-kecil, biasanya dijual ke pasar. Harganya Rp 20 ribu/kilogram. Sedangkan yang besar-besar, khusus untuk diekspor ke Hongkong. Harganya, Rp 200 ribu/ kilogram untuk yang betina," terang Kamto (50), pengepul kepiting asal Desa Raci, Kecamatan Bangil Selasa (17/1/2012).

Pria 5 anak ini menuturkan, kepiting besar yang betina lebih mahal, lantaran di dalamnya terdapat telur yang jika dinikmati, rasanya sangat gurih. "Kepiting besar yang jantan, harganya cuma Rp 100 ribu/ kilogram. Sekarang kenaikan harga kepiting masih sekitar 70 persen,"jelas Kamto yang mengaku setiap harinya bisa mengumpulkan 1 kwintal kepiting.

Menurut dia, untuk mendapatkan 1 hingga 1,5 kwintal kepiting setiap harinya sangatlah mudah. Pasalnya, dia hanya tinggal duduk di dalam rumah untuk menunggu para penjual kepiting yang biasnya datang langsung ke rumahnya. "Alhamdulillah, tidak susah-susah harus keliling, karena para penjual langsung datang kesini (rumah),"ungkapnya.

Sementara itu, Nurul (22), penjual kepiting asal Desa Gerongan, Kecamatan Kraton mengaku, dirinya pun kini tak susah-payah menjual kepiting, lantaran sudah ada pengepulnya. "Suami saya yang berburu kepiting di tambak, mas. Berangkat pukul 9:00 WIB pulang pukul 12:00 WIB. Berburu kepiting ini membutuhkan keahlian, agar tidak tergigit,"katanya.[bec/ted]

beritajatim

Jatim bangun sistem informasi pasar online

4 Okt 2011


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) saat ini sedang berupaya membangun sistem informasi pasar online. Sistem ini akan menyajikan kondisi harga komoditas dan barang konsumsi di beberapa pasar di wilayah Jatim secara online.

Langkah ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat dan berbagai instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan perusahaan swasta yang membutuhkan informasi harga komoditas di pasar Jatim.

"Kami saat ini tengah merampungkan pembangunan sistem informasi pasar online. Dengan layanan ini, semua pihak yang berkepentingan akan bisa online melihat disparitas harga antarwilayah dan harga berbagai komoditas serta barang konsumsi di Jatim," ungkap Kepala Disperindag Jatim, Budi Setiawan, di Surabaya, Kamis (29/9/2011).

Lebih lanjut ia mengatakan, komitmen Disperindag untuk membangun sistem informasi pasar online ini akan memudahkan semua stakeholder untuk memantau harga komoditas, mulai cabai, telor, bawang merah, singkong, kedelai, gula, hingga beras.

Budi berharap, sistem online ini juga akan memudahkan Perum Bulog Divre Jatim sebagai lembaga yang bertugas dalam hal stabilisasi pangan. Apalagi, jika Bulog Jatim memang memungkinkan untuk menjadi stabilisator sejumlah komoditas, tidak hanya beras seperti selama ini.

Jika memungkinkan, Pemprov Jatim menginginkan Bulog turun tangan membantu meminimalisasi perbedaan harga antarwilayah dengan cara membeli sebagian besar produksi saat panen raya dan melemparnya di wilayah lain di luar sentra produksi komoditas tersebut. Pastinya dengan harga yang lebih baik dibanding tengkulak.

"Dengan demikian, disparitas harga akan bisa ditekan. Dan untuk merealisasikannya Bulog butuh informasi di mana saja daerah yang mengalami penurunan harga karena panen raya dan mana daerah atau wilayah yang kekurangan sehingga harga melambung tinggi," ungkapnya menjelaskan. (kbc6/kabarbisnis)

Apartemen Kini Dilengkapi Get Connected dan Mobile

3 Okt 2011

Internet sudah menjadi hal yang lumrah di kalangan masyarakat kota. Terlebih bagi para pelaku bisnis dan eksekutif muda yang kebanyakan tinggal di apartemen. Konektivitas ke dunia maya sudah menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari.

Namun, jaringan internet tak selalu top. Seringkali justru apartemen tak sanggup memenuhi kebutuhan koneksi internet pelanggannya. Bahkan internet sering lambat, IP sering berubah sendiri hingga koneksi terputus.

"Maka kami punya layanan Internet Solution Package for Apartement (ISPA). Pilihan koneksi 512 Kbps hingga 1 Mbps perbulan," kata Deasy D Prasetyo dalam pers releas yang dikirim kepada redaksi detiksurabaya.com, Senin (3/10/2011).

Wanita yang menjabat sebagai public relation D~Net menambahkan, fasilitas ini juga bisa dinikmati secara mobile connection. Tak tanggung-tanggung, Anda juga akan mendapat free 30 jam akses di seluruh D~Net WiFi zone.

Keuntungan lain yang tak kalah menarik yaitu jaminan Technical Support 24x7 yang siap menjaga kestabilan internet Anda dan kemudahan dalam instalasi.

"Kalau bandwith tersebut dirasa terlalu besar, ISPA juga hadir dengan bandwith yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan," terangnya.

(nrm/fat)

Songkok Motif Spongebob Lucu Bisa Jadi Pilihan

21 Jun 2011


Peci atau songkok yang biasa dikenakan pria muslim kini makin banyak variannya. Bila biasanya hanya tersedia berbagai macam warna, songkok kini juga bisa dihias dengan berbagai macam motif.

Bahkan, ada pula songkok yang dihias dengan motif kartun anak seperti Spongebob. Songkok jenis ini merupakan hasil home industry salah seorang putra Gresik. Di samping motif kartun anak, Irwan juga mampu memberi motif batik dan ukiran. Jadi, pekerjaan menggambar komik Naruto, Batman, ataupun Avatar bukanlah pekerjaan susah baginya.

Bahan untuk menggambar kartun dan batik ini dihasilkan Irwan dari perpaduan antara karet cair, lem dan pewarna. Setelah ketiga bahan itu tercampur sempurna, Irwan lalu memoleskannya pada songkok berbahan bludru. Motifnya sesuai pesanan.

"Seperti tinta timbul, tapi lemnya dari bahan khusus supaya nggak mudah terkelupas," http://www.blogger.com/img/blank.gifkata Irwan saat ditemui detiksurabaya.com, Selasa (21/6/2011).

Songkok hasil produksi Irwan juga unik. Saat dilekuk-lekuk menjadi bagian kecil pun, tetap kembali ke bentuk semula. Hal ini karena Irwan memakai kain keras sebagai bahan songkok.

Untuk membersihkan, songkok ini cukup disikat menggunakan sikat halus. Debu-debu yang menempel di kain bludru cukup mudah dibilas dengan gerakan halus.

"Yang terpenting, jangan pernah menggunakan air atapun sabun, bisa rusak," terang Irwan yang memiliki home industry di kawasan KH Hasyim Asyar 1 Gresik. (nrm/fat)

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah Tarik Undian SIMPEDA

15 Mar 2011


Tim Pelaksana SIMPEDA Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (TPS-ASBANDA), Kamis (17/3) kembali menggelar perhelatan ”Panen Rejeki BPD” yang merupakan program Penarikan UndianNasional Tabungan SIMPEDA Bank Pembagunan DaerahSeluruh Indonesia.

Perhelatan setiap enam bulanan tersebut, tahun ini akan dilaksanakan di Bangsal Pagelaran, Keraton Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam perhelatan tersebut juga dilaksanakan serangkaian program; Seminar Nasional Direksi BPD seluruh Indonesia dengan pembicara; Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur BI, Budi Rohadi, dan Syarifuddin Hasan, Menteri Koperasi dan UKM RI.

Selain Seminar Nasional, BPD-SI melalui Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) juga menggelar kegiatan CSR di DesaTuri, Sleman. Kemudian Puncak dari serangkaian acara yang dihelat di DIY tersebut adalah Undian Nasional Tabungan SIMPEDA Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia yang dihadiri oleh Direktur Utama dan Direktur Pemasaran Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI) yang diikuti oleh 26 BPD seluruh Indonesia.

Perkembangan Undian SIMPEDA

Undian Nasional Tabungan Simpeda BPD-SI ini dilakukan sebanyak dua kali dalam satu tahun atau diundi setiap 6 bulan sekali dan dilaksanakan secara bergiliran di BPD Seluruh Indonesia (BPD-SI). Tahun ini yang menjadi tuan rumah Penarikan Undian Tabungan Simpeda Periode 2 Tahun XXI-2011 adalah Bank BPD DIY. Besarnya hadiah undian ”PanenRejeki BPD” total Rp6 miliar per tahun atau Rp3 miliar per periode (6 bulan sekali) dengan tingkatan hadiah per periode:
- Hadiah I sebesar Rp500 juta untuk 1 orang pemenang,
- Hadiah II @ Rp 100 jutauntuk 4 pemenang
- Hadiah III @ Rp 50 juta untuk 26 Pemenang
- Hadiah IV @ Rp 5 juta untuk 26 Pemenang
- Hadiah V @ Rp 2,5 juta untuk 26 Pemenang
- Hadiah VI @ Rp 2 juta untuk 52 Pemenang
- Hadiah VII @ Rp 1,5 juta untuk 104 Pemenang
- Hadiah VIII @ Rp 1 juta untuk 345 Pemenang


Tabungan SIMPEDA atau Simpanan Pembangunan Daerah adalah tabungan bersama milik BPD Seluruh Indonesia yang selain berfungsi sebagai pemersatu BPD-SI juga menghadirkan ragam manfaat bagi masyarakat Indonesia. Layaknya sebuah tabungan juga dilengkapi dengan beragam fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Dan seiring dengan perkembangannya SIMPEDA akan selalu melakukan inovasi baik dalam pengembangan fitur maupun programnya.

Ketua Tim Pelaksana SIMPEDA Asbanda Mulyatno Wibowo yang juga selaku Direktur Pemasaran Bank DKI menjelaskan bahwa, program customer rewards berupa Undian Tabungan SIMPEDA itu sendiri telah dilakukan sejak bulan April 1990. Tabungan SIMPEDA merupakan produk bersama Tabungan Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI) yang tahun ini tepat berusia 21 tahun. Di usianya yang ke-21 tahun ini SIMPEDA terus mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, mulai dari jumlah penabung maupun jumlah uang yang terhimpun di SIMPEDA BPD seluruh Indonesia.

”Perkembangan Tabungan SIMPEDA terus meningkat. Hingga akhir Desember 2010 jumlah nasabah tabungan SIMPEDA mencapai 5,425,687 penabung meningkat 10,8% disbanding periode juni 2009. Nominal tabungan SIMPEDA hingga akhir Desember 2010 sebesar Rp25.334 Triliun atau meningkat 40,5% dari periodeJuni 2009. Sedangkan pertumbuhan posisi Desember 2010 jika dibandingkan dengan Desember 2009, untuk jumlah nasabah tumbuh 18,3% dan nominal tumbuh 18,1%,” jelas Mulyatno Wibowo.

Selain kegiatan “Panen Rejeki BPD” yang diselenggarakan secara nasional, beberapa Bank Pembangunan Daerah juga menggelar Undian Tabungan SIMPEDA di daerah masing-masing khusus untuk Penabungnya. Hadiah yang diberikan beragam, mulai dari mempersembahkan mobil mewah, uang tunai miliaran rupiah, barang elektronik dan ragam jenis hadiah lainnya. Undian Tabungan SIMPEDA yang diselenggarakan oleh masing-masing BPD di daerahnya ini merupakan upaya untuk lebih mendekatkan diri bank dengan nasabah serta memberikan apresiasi pada nasabah loyal Tabungan SIMPEDA. (arm)

Pilih SMS, Kiriman Kartu Lebaran via Pos Susut

4 Sep 2010

Dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya, jumlah warga yang mengirimkan kartu Lebaran dengan menggunakan jasa Kantor Pos tahun ini jumlahnya jauh menurun. Kartu Lebaran diperkirakan tidak lagi menjadi pilihan favorit karena sudah semakin luasnya warga yang menggunakan ponsel dan memanfaatkan layanan Short Message Service (SMS).

"Berkurangnya minat warga terhadap kartu Lebaran mungkin disebabkan penggunaan SMS jauh lebih murah dan efektif. Kami sudah lakukan survei ke pusat-pusat perbelanjaan dan terbukti kartu Lebaran memang sudah tidak terlalu diminati," kata Kepala Bagian Pelayanan Kantor Pos Besar Surabaya, Hermanto, Jumat (3/9/2010).

Menurut dia, dulu, pengiriman ucapan Lebaran lewat kartu mencapai 100.000 sampai 200.000 lembar. Kini, setelah ponsel marak dan ucapan Lebaran banyak dikirim lewat SMS, pengiriman kartu Lebaran lewat Kantor Pos Besar Surabaya tidak sampai 50.000 lembar.

”Padahal, pengiriman lewat kartu Lebaran itu lebih bermakna daripada lewat SMS karena lebih orisinal, yaitu satu tulisan ucapan untuk satu orang. Kalau SMS, kan satu ucapan bisa diteruskan untuk banyak orang,” papar Hermanto. (KBS)

Pertamina Siapkan Tempat Istirahat di 53 SPBU di Jatim

27 Agu 2010

Selain menyiagakan ratusan truk tangki bbm di 10 titik rawan kritis, Pertamina juga menyiapkan rest area bagi pemudik untuk beristirahat. Lokasinya tersebar di 53 SPBU se Jawa Timur.

"Selain menyiapkan SPBU untuk buka 24 jam selama lebaran kita juga siapkan tempat beristirahat bagi pemudik yang lelah saat mudik," kata kata General Manager Pemasaran BBM Retail Pertamina Pemasaran dan Niaga Region V, M Iskandar saat berbincang-bincang dengan detiksurabaya.com, Jumat (27/8/2010).

Iskandar menambahkan, tempat istirahat yang disiapkan pihaknya rencananya juga akan disiapkan pijat gratis bagi pemudik yang merasa capek dan lelah setelah mengemudi kendaraan.

Selain itu, kata ISkandar selama istirahat, masyarakat juga bisa melaporkan ketersediaan BBM dan mengadukan layanan seluruh produk Pertamina dengan menghubungi satgas BBM dan elpiji.

"Masyarakat selain istirahat di tempat istirahat kami juga bisa melaporkan ketersediaan bbm di dua nomor 031-500 000 atau 031 840 5555 atau SMS ke nomor 081 135 177 70. Untuk yang nomor handphone kita buka selama 24 jam," pungkasnya. (detiksurabaya)

Menteri dan Gurbenur Sidak Pasar Wonokromo

14 Agu 2010

Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan 5 menteri Kabinet Indonesia Bersatu II di Pasar Wonokromo mengaku puas dengan harga kebutuhan bahan pokok di Surabaya cenderung menurun. Meski harga daging sapi saat ini mencapai Rp 65.000 per kg.

Kunjungan yang dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dan Gubernur Jatim Soekarwo pun mengaku sumringah dengan kondisi ini. "Hasil pantauan kita dan laporan dari gubernur harga kebutuhan pokok di sini cenderung menurun kecuali harga daging," kata Hatta Rajasa usai melakukan sidak di Pasar Wonokromo kepada wartawan, Sabtu (14/8/2010).

Sementara dari pantauan para menteri, harga kebutuhan pokok yang cenderung menurun antara lain harga beras bergerak fluktuatif mulai Rp 6.200 per kg-Rp 6.400 per kg. Untuk harga gula stabil Rp 9.500 per kg dan cabai merah mengalami penurunan harga dari Rp 26.600 menjadi Rp 22.000 per kg.

Hatta juga mengimbau untuk mengantisipasi kenaikan harga daging saat lebaran. Kepada produsen daging sapi lokal, Hatta akan mendorong supaya bisa masuk ke pasar tradisional.

"Kita akan berusaha mendorong produsen sapi lokal agar tidak terjadi lonjakan saat lebaran," harapnya.

Sementara selama sidak di Pasar Wonokromo baik Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu, Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar tidak sungkan-sungkan menanyakan ke penjual tentang kebutuhan pokok. Para menteri dan gubernur juga terus mendapatkan lambaian tangan dari para pembeli dan penjual di Pasar Wonokromo.

Kesempatan kunjungan itu membuat Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu bertanya ke pedagang tentang kondisi terakhir harga kebutuhan pokok menjelang lebaran. "Gimana harga pokok sekarang ?," tanya Marie Elka Pangestu ke para pedagang beras.

Pedagang dengan lantang menjawab:"Sekarang sih cenderung menurun bu, tapi kalau mendekati lebaran biasanya harga cenderung naik dikit," sambil tersenyum. (detikSurabaya)

Lebaran, Kinerja UKM Alas Kaki Tetap Lesu

13 Agu 2010

Pelaku industri alas kaki di Jawa Timur (Jatim), khsuusnya yang tergolong kecil dan menengah mengaku tidak bisa merasakan manisnya penjualan alas kaki saat lebaran kali ini.

Pasalnya, sejak pemberlakuan perjanjian Asean China Free Trade Area (ACFTA) Januari 2010, penjualan mereka terus mengalami penurunan yang cukup besar. Bahkan, momen lebaran dan tahun ajaran baru kemarin tak mampu mendongkrak kinerja mereka di tahun ini.

"Ada banyak jenis alas kaki dari China yang harganya sangat murah telah membanjiri pasar domestik, sehingga produksi alas kaki Jatim tidak bisa terserap pasar. Bahkan di lebaran kali ini produksi industri alas kaki Jatim secara umum justru turun sekitar 25% dibanding lebaran 2009," ungkap Ketua Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jawa Timur, Sutan Siregar di Surabaya, Jumat (13/8/2010).

Penurunan terparah, lanjut Sutan, terjadi pada industri alas kaki kecil yang masuk kategori usaha kecil menengah (UKM), penurunannya sekitar 50% hingga 60% dibanding lebaran tahun lalu. Khususnya UKM yang berada di wilayah Mojokerto dan Sidoarjo, dua daerah yang menjadi sentra UKM alas kaki terbasar Jatim.

"Memang tidak semua UKM mengalami penurunan yang cukup ekstrim, ada juga yang sama dengan tahun lalu dan ada juga yang mengalami kenaikan, itupun tidak lebih dari 10% dibanding tahun lalu," jelasnya.

Terkait omset yang bisa dicapai, Sutan mengungkapkan jika pada lebaran tahun lalu omset industri alas kaki Jatim secara umum bisa mencapai 180 juta pasang selama tiga bulan menjelang lebaran, saat ini produksi mereka hanya mencapai 140 juta pasang akibat genpuran produk alas kaki China sejak Januari yang lalu.

"Kondisi ini sebenarnya sudah diakui oleh Kementerian Perdagangan, bahwa pasca ACFTA, realisasi impor alas kaki Indonesia dari China naik sekitar 50%. Yang jelas, impor tersebut tidak melewati Tanjung Perak karena pengawasan disana cukup ketat," katanya dengan tegas.

Sebenarnya, terangnya, kapasitas produksi alas kaki Jatim mencapai 25 juta hingga 30 juta pasang per bulan. Dan Jatim merupakan daerah pemask produk alas kaki terbesar dari kebutuhan alas kaki domestik sebesar 470 juta pasang per tahun.

"Kalau sebelumnya, pasokan Jatim ke pasar domestik bsia mencapai 75% hingga 80%. Karena permintaan turun, akhirnya sekarang hanya bisa berproduksi sekitar 25% dari kapasitas," terangnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Sutan berharap pemerintah berupaya melindungi industri dalam negeri dengan melakukan sweeping produk alas kaki impor yang tidak sesuai dengan aturan, seperti yang biasa dilakukan oleh pemerintah terhadap produk makanan dan minuman saat puasa dan lebaran.

"Memang sudah ada keinginan baik dari pemerintah untuk melakukan labelisasi produk domestik. Namun langkah itu akan semakin tepat jika nantinya pemerintah juga melakukan sweeping terhadap produk alas kaki impor yang tidak jelas," ungkapnya.

Selain itu, Sutan juga berharap, pemerintah akan terus memperketat masuknya impor alas kaki melalui 6 pelabuhan yang telah diputuskan dan mempermudah akses permodalan lunak bagi UKM alas kaki.

Selama ini, ungkapnya, akses permodalan lunak melalui Bank Jatim terbilang masih kecil. Karena modal yang diperlukan mereka minimal Sekitar Rp200 juta per unit UKM, sementara modal dengan suku bunga lunak sekitar 6% hanya diberikan Bank Jatim maksimal Rp100 juta. Sehingga sisanya harus mengambil dari bank umum dengan bunga komersial sebesar 14% hingga 15%.

"Jika tiga upaya tersebut telah dilakukan, saya yakin UKM alas kaki Jatim nantinya tidak akan mati suri," tekannya. (KABARBISNIS)

Puasa dan Lebaran, Pertamina Pasokan Elpiji Aman

12 Agu 2010

PT Pertamina (Persero) menyatakan bahwa pasokan elpiji untuk wilayah Jawa Timur (Jatim), Bali, dan Nusatenggara (Nusra) selama puasa dan Lebaran dipastikan aman dan tidak akan kekurangan.

Pernyataan ini seiring dengan naiknya kebutuhan elpiji selama puasa akibat kebiasaan masyarakat untuk melakukan buka bersama atau berbagi makanan selama bulan suci ini.

Manajer Gas Domestik IV PT Pertamina (Persero) Arsono Kuswardono mengungkapkan, sejauh ini Pertamina berupaya menyediakan pasokan elpiji sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Memang ada peningkatan selama puasa, ini karena kebiasaan masyarakat untuk memasak lebih banyak saat puasa," ungkap Arsono Kuswadono saat dihubungi.

Saat ini, lanjutnya, kebutuhan rata-rata untuk wilayah Jatim, Bali dan Nusra mencapai sekitar 2.500 metrik ton per hari, naik sekitar 25% dari bulan-bulan sebelumnya yang hanya 2.000 metrik ton per hari.

Meski mengalami kenaikan sebesar 25%, Pertamina mengaku siap menjamin keamanannya dan berjanji tidak akan terjadi kelangkahan elpiji selama puasa dan lebaran. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan bisa beribadah dengan tenang.

"Kebutuhan terbesar memang di Jatim dengan total konsumsi sebesar 2.100 metrik ton per hari, sisa sekitar 400 metrik ton untuk konsumsi Bali dan Nusra. Disamping jumlah penduduknya lebih kecil, konversi di sana juga masih belum menyeluruh," ungkapnya. (KABARBISNIS)

Bisnis Tukar Uang, Untung Besar

Memasuki awal puasa, beberapa orang sudah menjual uang pecahan untuk Lebaran di tepi-tepi jalan raya Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Belum banyak peminatnya memang tapi para penjual uang itu betah berdiri di pinggir jalan hingga malam hari sebab berjualan uang seperti ini untungnya besar.

Munirkan (40), salah satu juragan bisnis penukaran uang baru di Gresik mengatakan, setiap bulan Ramadan dia melepas pekerjaan sebagai kuli batu dan memilih bisnis ini. “Menjadi kuli batu hasilnya sedikit, tapi untuk usaha ini, dalam sebulan Ramadan, saya menerima bersih setidaknya Rp 5 juta,” ungkapnya.

Jika awal puasa, dia hanya laku Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta/hari. Ketika mendekati Lebaran, Rp 30 juta modalnya bisa langsung habis terjual dalam sehari. “Usaha ini sangat menjanjikan, karena itu saya tidak pernah melewatkannya tiap tahunnya,” katanya yang sudah delapan tahun jualan uang receh.

Untuk mendapat modal dia harus pijam ke rentenir. Bunga rentenir mencapai 2,5%-5% sebulan. Tak hanya itu, dia juga menanggung biaya sekitar 5% dari total uang baru yang diambil dari pengepul yang mempunyai jaringan ke Bank Indonesia (BI).

“Untuk modal, saya harus pinjam ke teman saya dengan bunga 2,5% atau Rp 25 ribu tiap satu jutanya. Sedangkan untuk mendapatkan uang baru dari pengepul yang mempunyai jaringan di BI, saya juga harus membayar uang tambahan Rp 50 ribu atau 5% setiap Rp 1 juta,” katanya.

Biaya bunga dan operasional tersebut, lanjutnya, tidak menjadi masalah karena akan dibebankan ke pembeli. Menurutnya selama pekan pertama dan kedua Ramadan, dia rata-rata mengambil keuntungan 10%.

Jadi untuk penukaran senilai Rp 100.000, pembeli harus mengeluarkan uang Rp 110.000. Saat mendekati Lebaran, keuntungan yang diambil lebih tinggi hingga Rp 15.000-Rp 25.000 per penukaran Rp 100.000. ”Karena modal saya berbunga, saya juga meminta lebih ke pembeli,” katanya.

Dia mengaku tidak takut menerjuni bisnis ini, karena bila tak laku pun kerugian yang ditanggung tak banyak. Bahkan, lanjutnya, bisa dikatakan bisnis ini tak mengenal kata rugi.

“Jika tidak laku, saya bisa langsung mengembalikan uang itu, tidak perlu repot-repot. Saya hanya akan merugi untuk bunganya saja. Tapi selama delapan tahun menerjuni bisnis ini, saya tidak pernah rugi,” katanya.

Apalagi, di Gresik hanya ada tiga juragan yang menekuni bisnis penukaran uang. Dia punya enam anak buah dengan gaji Rp 1,5 juta selama Ramadan.

Hal senada diungkapkan Aan Turistian (21), salah satu anak buah Munirkan. Pemuda yang setiap harinya menjadi pekerja di salah satu perusahaan air minum di Gresik itu, selalu menyempatkan diri menjajakan uang baru sepulang kerja.

“Di tempat saya kerja upahnya hanya Rp 700 ribu/bulan, tapi hasil dari menukarkan uang ini bisa dua kali lipat, Rp 1,5 juta tiap bulan atau sekali musimnya,” katanya. (SURABAYAPOST)

BPOM: Kasus Keracunan Pangan Indonesia Tinggi

10 Agu 2010

Hingga saat ini, tingkat keracunan pangan yang terjadi di Indonesia masih cukup tinggi. Dan dari seluruh kasus tersebut, sebagian besar ternyata terjadi di rumah.

Data Direktorat Surveifal dan Penyuluhan Keamanan Pangan Badan POM Republik Indonesia (RI) menunjukkan, pada tahun 2008, jumlah korban keracunan pangan Indonesia mencapai 25.268 orang dengan jumlah kasus sebanyak 8.943 kasus. Sementara di tahun 2009, jumlah korban berkurang menjadi 7.815 orang dengan jumlah kasus sebanyak 3.239 kasus.

"Dari seluruh jumlah kasus, sekitar 56,52% terkena di tempat tinggal atau rumah dan sekitar 26% terkena di sekolah," ungkap Didik Pursito, perwakilan dari Direktorat Surveifal dan Penyuluhan Keamanan Pangan Badan POM Republik Indonesia (RI) saat seminar dengan tajuk Aku Anak Sehat yang digelar oleh Tupperware di Gedung World Trade Center (WTC) Lantai III, Surabaya, Senin (9/8/10).

Menurutnya, besarnya kasus keracunan pangan tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia, di negara maju layaknya Amerika pun kasus yang sama juga kerap kali terjadi.

Dan salah satu penyebabnya adalah karena dewasa ini masyarakat dunia, termasuk Indonesia lebih menyukai makanan instan dan praktis yang mengandung berbagai bahan kimia.

"Selain itu, banyak juga produsen makanan yang justru menyampurkan bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, pewarna tekstil kedalam makanan yang mereka produksi," katanya.

Akibatnya, makanan yang mereka jual tidak sehat dan justru menimbulkan keracunan. Dan dalam jangka waktu panjang, lanjutnya, makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya itu juga akan menimbulkan berbagai penyakit kronis dan penyakit baru yang sebelumnya belum pernah ada.

"Seperti penyakit kangker, penyakit Dioxin dan lain sebagainya. Untuk meminimalisir hal tersebut, BPOM terus berupaya melakukan sosialisasi dan pengawasan ketat terhadap peredaran barang, khususnya makanan dan obat," terang Didik.

Terkait keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) BPOM juga mengimbau kepada kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan peran mereka dalam menetapkan kebijakan dan peraturan tentang keamanan PJAS, melakukan pengawasan dan memberikan pengertian kepada siswa tentang cara memilih panganan yang sehat dan aman.(KABARBISNIS)

Francorp Hadirkan Sistem Satu Atap Untuk Keberhasilan Pewaralaba Nasional

6 Agu 2010

Franchising adalah cara dalam pendistribusian produk atau jasa. Para pelaku dalam bisnis ini disebut pewaralaba (franchisor) orang yang memberi waralaba, orang yg memiliki waralaba dan terwaralaba (Franchisee) sudah menerima waralaba atau diberi waralaba Paling sedikit ada 2 pihak yang terlibat dalam system franchise. Satu, franchisor, orang yang meminjamkan system bisnis atau nama dagangnya. Dan kedua, franchisee, orang yang membayar initial fee dan royalty fee sebagai konpensasi dari penggunaan nama dan system bisnis yang dimiliki franchisor. Setiap tahunnya, bisnis ini tumbuh sekitar 10% sampai 15%.

Menurut CEO Francorp Indonesia, Widia Dharmadi, berdasarkan data Asosiasi Franchise Indonesia, pertumbuhan usaha waralaba di Indonesia selama lima tahun terakhir tumbuh sangat pesat. Pada 2005 terdapat 336 perusahaan waralaba asing dan lokal, tahun 2009 sudah menjadi 1.010 waralaba. Namun demikian pada tahun 2011 nanti hanya akan 2-3 % saja.

Dan berdasarkan data Depdag, hingga juni 2010, tercatat 1.010 perusahaan yang terdiri dari 260 waralaba asing dan 750 waralaba lokal. Waralaba lokal berkembang lebih pesat dibanding waralaba asing. Tadinya mayoritas asing tapi sekarang sudah banyak yang lokal. Jumlah gerai mencapai 42.900 dan menyerap tenaga kerja 819.200 orang.

Data AFI menyebutkan tahun 2007 omzet waralaba mencapai Rp 81 triliun, kemudian meningkat 15 % pada tahun 2008 sehingga omzetnya menjadi Rp 93 triliun lalu meningkat lagi pada tahun 2009, sekitar 5 % bila dibandingkan tahun 2008 menjadi sebesar Rp 95 triliun. Departemen Perdagangan menyebutkan setiap bulan omzet waralaba Indonesia mencapai Rp 4,1 Triliun.

Sedangkan data Info Franchise --MIF menurut Widia Dharmadi, omset penjualan usaha franchise di Indonesia baik lokal maupun asing, yang berbentuk franchise dan business opportunity diperkirakan sampai akhir tahun 2010 sebesar Rp 114,64 triliun. Jumlah tersebut naik 20% dari perolehan tahun 2009 sebesar Rp 95 triliun. Dengan demikian, rata-rata pertumbuhan sepanjang tahun 2008-2010 adalah sebesar 19% per tahun. Di tahun 2010, franchise di Indonesia diyakini akan lebih bergairah dan mengalami pertumbuhan. Bahkan franchise akan lebih “dibidik” calon pengusaha pemula. “Industri ini telah memberikan pertambahan angka pertumbuhan yang signifikan. Trend dalam angka pertumbuhan masih terus berlanjut dan diharapkan bertambah seiring waktu,” papar Widia Dharmadi.

Pola usaha waralaba, sama seperti bisnis lainnya ada risiko bisnis yang tak kecil. Bahkan yang kerap terjadi, tertipu oleh mitra bisnisnya sendiri. Lemahnya posisi tawar terwaralaba karena perangkat aturan yang melindungi hak mereka masih kurang memadai. Karena itu diusulkan agar pemerintah meninjau kembali peraturan pemerintah pengganti PP No. 16 Tahun 1997 tentang Waralaba. Tujuannya supaya terwaralaba tidak salah langkah. Usulan ini dilontarkan karena selama ini sistem keterbukaan pewaralaba seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 16 Tahun 1997 belum memadai. Usulan itu mencakup kewajiban agar pewaralaba lebih membuka identitas dirinya, seperti data lengkap mengenai usaha, awalnya berbentuk waralaba, data terwaralaba, pola kerja sama, data produk, serta mempunyai contoh model bisnis yang masih beroperasi. Intinya soal keterbukaan ke publik. Waralaba atau franchise adalah sebuah bisnis yang memanfaatkan dana dari masyarakat, layaknya perusahaan yang sudah go public. Apalagi para pebisnis di sini awalnya belum matang. Usaha waralaba itu tidak instan. Pengelolaannya dibutuhkan jiwa entrepreneurship yang tinggi serta kiat-kiat yang inovatif. Sudah seyogianya kita belajar dari pebisnis Asing agar bisa lebih maju. Kendalanya mental kewiraswastaan para pebisnis di negeri ini masih sangat rendah, sehingga usahanya sulit berkembang.

Francorp Kembangkan Bisnis Waralaba Dengan Strategi Terstruktur

Beranjak dari pemikiran tersebut diatas menurut Widia, Francorp akan mengembangkan dan membantu para pebisnis dengan strategi pas dan cocok dengan kultur masyarakat. Francorp hadir dengan konsep yang berbeda, dengan banyak kemudahan. Sehingga nantinya pewaralaba akan mengerti bagaimana memperlihatkan kemampuan tak hanya di pasar dalam negeri tetapi juga di pasar dunia, pewaralaba juga akan mengerti bagaimana menghadapi pewaralaba internasional dan bagaimana menghadapi pewaralaba luar negeri.“Kami hadir dengan Strategic Planning, Legal, Operation, Marketing dan HRD serta Training Development yang cocok dan sesuai dengan pebisnis lokal. Kami akan membuat system dalam satu atap sehingga akan menjamin kerahasiaan dan keberhasilan pewaralaba Nasional. Kami juga melakukan training program yang unik, kami memiliki database besar untuk informasi ke penjuru dunia, kami juga punya akses cepat ke pasar dunia, kami juga cepat dan tepat waktu dalam mengembangkan bisnis franchise ini,” ujar Widia.

Lebih lanjut Widia Dharmadi juga mengatakan, Francorp Indonesia akan membawa pewaralaba nasional menjadi pewaralaba internasional yang diakui. “Kami akan menciptakan usahawan berkelas internasional dengan menghadirkan mereka ke pasar dunia sehingga dengan adanya pewaralaba nasional di luar negeri itu akan berdampak terhadap peningkatan devisa, karena pewaralaba itu akan membawa kembali uangnya ke Indonesia,” jelas Widia. Francorp Indonesia merupakan kepanjangan bisnis dari Francorp Internasional yang berdiri pada tahun 1976 di Chicago, USA. Memiliki 70 bisnis model dan telah membuat system waralaba dengan 8000 jenis perusahaan diantaranya KFC, MCD, Brigdestone, Circle K, Holiday Inn, Pizza Hut, Shell. “Saat ini kami memiliki regional office di 12 negera. Di Asia, Indonesia menjadi salah satu regional office Francorp Internasional. Usaha waralaba kami telah terbukti berhasil dan dibuktikan keberhasilannya di banyak negara. Kami mempunyai keunggulan yang tidak dimiliki oleh usaha yang digeluti pihak lain dan jenis usahanya sudah dibakukan dan distandardisasi, sistem pemasarannya bisa diadopsi pihak terwaralaba dalam waktu singkat,” ungkap Widia.

Solusi yang ditawarkan Francorp Indonesia menurut Widia Dharmadi adalah melakukan pembinaan pengembangan dengan skill yang baik dan benar, melakukan pembinaan ke pebisnis awal akan perlunya standar yang baik dan benar dan melakukan pembinaan penerapan skill management dan pelatihan yang baik dan benar. (arm)

Pengusaha Resto Berharap Solusi Pajak

Para pengusaha yang tergabung dalam Apkrindo berharap, dengan adanya Apkrindo Jatim, bisa memperjelas tentang masalah perpajakan bagi usaha mereka.

Dikukuhkannya pengurus Apkrindo Jatim, Kamis (05/08), di Resto Nine Surabaya diharapkan membantu dalam soal perpajakan dan surat-menyurat untuk birokrasi. Hal ini diungkapkan ERWIN Pemilik CINCAU STATION kepada suarasurabaya.net. Selama ini pihaknya kurang mengetahui untuk persoalan pajak.

ERWIN berharap, dengan bergabung dengan Apkrindo, maka dia akan mendapatkan banyak kemudahan. Yakni dari persoalan pajak, hingga surat-menyurat untuk pemerintahan.

“Selama ini saya masih dibuat bingung dengan masalah perpajakan dan surat-menyurat di pemerintahan. Dengan bergabung di Apkrindo, nantinya saya berharap akan ada edukasi tentang masalah ini,” ungkap ERWIN.

Selain diperjelas untuk masalah perpajakan, ERWIN juga berharap, dengan bergabung dalam Apkrindo, maka perusahaannya akan mengalami meningkatan dari sisi manajemen sehingga hal-hal seperti pembajakan tenaga kerja juga tidak akan terjadi antar sesame pengusaha kafe dan restoran.

ERWIN yang juga pernah mengalami beberapa kali pungutan liar ini juga mengatakan, dengan adanya Apkrindo, maka akan bisa menjembatani antara pihak pengusaha, pemerintah serta konsumen.

Sementara itu, KRESNAYANA YAHYA Direktur Enciety Business Consult mengatakan, selama ini memang masalah pungutan-pungutan dari pajak inilah yang menghambat perkembangan dari semua usaha.

“Saat ini masih terlalu banyak pungutan. Seharusnya pajak yang ditarik pemerintah itu sifatnya win-win solution. Dan tidak hanya memberatkan pihak pengusaha saja,” urai KRESNA.

Sedangkan SAIFULLAH YUSUF Wakil Gubernur Jawa timur ketika dikonfirmasi mengenai masalah pajak ini mengatakan, hal itu akan dikoordinasikan dengan Dirjen Pajak.

Gus IPUL juga mengatakan, Apkrindo ini sangat bagus untuk perkembangan pertumbuhan ekonomi di Jatim. Berikut pernyataan Gus IPUL. (SUARASURABAYA)

Puspa Agro Buka Tiga Akses Jalan

5 Agu 2010

Pihak Manajemen Pasar Induk Modern Puspa Agro mengakui sampai saat ini masalah jalan memang masih menjadi kendala. Pasalnya, akses jalan satu-satunya menuju pasar induk terbesar di Indonesia itu hanya melalui Jalan Sawunggaling.

Namun, bukan berarti tak ada cara untuk mengatasi persoalan tersebut. Humas Puspa Agro, Suhartoko mengatakan, sementara ini memang baru jalan Sawunggaling yang menjadi pintu masuk ke Puspa Agro. Ke depan, kata Suhartoko, akan dibuka dua akses jalan lagi.

Akses jalan yang rencananya akan dibuka itu adalah jalan yang terletak di sebelah utara pasar melewati desa Jemundo tembus ke jalan raya Kletek. Sementara, akses jalan satunya lagi di sebelah timur pasar yang nantinya tembus ke jalan tol melewati kelurahan Taman Pondok Jati.

Sebagai langkah antisipasi, saat ini PT Jatim Graha Utama selaku pengelola Puspa Agro sudah mulai berbenah. Salah satunya dengan memperbaiki jalan Sawunggaling dan melebarkan jalan satu meter.

”Kita sebenarnya akan melebarkan jalan tersebut sekitar 19 meter. Namun, belum bisa terealisasi karena kendala pembebasan lahan,” terang Suhartoko.

Faktor akses jalan itu memang dikeluhkan pedagang. Banyak pelanggan yang enggan datang ke Puspa Agro karena lokasinya yang terlalu jauh. Karenanya, para pedagang berharap persoalan ini segera mendapat perhatian dari pihak manajemen. (tyo/sir)

Produksi Rokok Diprediksi Turun

Produksi rokok secara nasional pada 2010 diperkirakan menurun 5 miliar batang. Bila pada 2009 produksi rokok mencapai 245 miliar batang,tahun ini hanya sekitar 240 miliar batang.


Gerakan kampanye antitembakau yang marak disuarakan berbagai lembaga, baik nasional atau internasional, diakui atau tidak,sedikit banyak telah memengaruhi tingkat konsumsi rokok. Bila produksi terus turun dan harga pita cukai rokok naik, boleh jadi industri rokok akan jatuh. Imbas jatuhnya industri rokok sangat besar bagi Indonesia. Itulah sebabnya, Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) mendesak pemerintah melindungi industri hasil tembakau (IHT). Kampanye antitembakau yang akhir-akhir ini gencar disuarakan sejumlah lembaga swadaya masyarakat dinilai membahayakan IHT. Ketua Gappri Ismanu Soemiran menyatakan,IHT seolah hanya menjadi “sapi perah”.

Sumbangan yang besar terhadap perekonomian dan bidang sosial secara nasional tidak seimbang dengan perhatian pemerintah. Perlakuan diskriminatif dari pemerintah ke pelaku IHT bisa dicontohkan lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 66/ PMK.07/2010 tentang Alokasi Sementara Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBH CHT) yang mengharuskan DBH digunakan untuk kampanye kesehatan antitembakau. ”Padahal,alokasi 2% DBH dari total cukai dulu digunakan untuk penguatan asosiasi, termasuk untuk pemberdayaan dan peningkatan kualitas petani tembakau. Bagi hasil cukai seharusnya dipergunakan untuk pemberdayaan, penguatan permodalan petani tembakau, dan penguatan asosiasi,mulai petani tembakau, cengkeh, serta pengusaha kretek.

Namun, hasil bagi cukai banyak lari ke kampanye antitembakau,” papar Ismanu disela koordinasi pemangku kepentingan pelaku industri hasil tembakau di Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, di kawasan Bukit Darmo Golf Surabaya, kemarin. Dia menengarai industri farmasi besar, perusahaan tembakau, dan nikotin sintetis berada di balik skenario besar untuk mematikan budi daya tembakau di Indonesia.“Padahal, tidak selamanya rokok merugikan kesehatan selagi konsumen mengedepankan cara merokok sehat,” tutur Ismanu yang juga Ketua Kepabeanan dan Cukai Kadin ini.Ismanu meminta pemerintah mengingat bahwa IHT selama ini memberikan sedikitnya 50% dari total pajak yang didapat negara.

Selama ini, cukai menyumbang pendapatan negara sebesar Rp60 triliun. Selain itu, masih pajak impor tembakau yang mencapai Rp11 triliun. Rokok juga merupakan salah satu dari 10 industri prioritas nasional. Karena itu, seharusnya pemerintah tetap memandang Gappri dan semua elemen yang memiliki kaitan erat dengan IHT adalah sebagai mitra. Dia meminta industri rokok tidak selalu dipersepsikan negatif, terutama melalui Framework Convention for Tobacco Control (FTCT) yang dikawal terus oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).Di Indonesia kini sudah ada 18 kota/ kabupaten yang memberlakukan perda pembatasan merokok.

RPP Tembakau

Ketua Kelompok Kerja Penyelamatan Industri Hasil Tembakau Jatim Dedy Suhajadi mengakui, saat ini ada berbagai kendala yang menghambat IHT, terutama kampanye antitembakau dan antirokok. Framework Convention for Tobacco Control (FTCT) yang diadopsi WHO sejak 21 Mei 2003 dan berlaku sejak 27 Februari 2005 juga membuat pelaku IHT gelisah.

Kini juga tengah disusun Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif bagi Kesehatan (RPP Tembakau). Dedy menuturkan, RPP tersebut sangat ekstrem dan tendensius untuk mematikan industri rokok nasional yang notabene industri legal. Sebab, RPP akan melarang seluruh aktivitas komunikasi (total ban) industri rokok dengan konsumennya seperti iklan, promosi, sponsorship,bahkan CSR. RPP juga mengatur isi kemasan minimal 20 batang rokok, pencantuman kadar Eugenol pada kemasan, dan peringatan kesehatan berbentuk gambar mengerikan ukuran 50% dari kemasan, serta kalimat tambahan pada kemasan bertulisan “mengandung lebih dari 4000 zat kimia berbahaya & lebih dari 43 zat penyebab kanker”.

Tim Ahli Kelompok Kerja Penyelamatan IHT Jatim Setyo Budi mengatakan, selama ini tembakau selalu dipersepsikan negatif. Padahal, tembakau merupakan tumbuhan yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan.” Tembakau bisa menghasilkan protein antikanker, untuk obat diabetes, dan antibodi. Selain itu, bisa untuk biofuel, energi terbarukan, termasuk untuk sel surya dan lingkungan. Tembakau juga terbukti bisa memperkecil pencemaran air,”urainya. Selain itu, tembakau bermanfaat untuk menghasilkan obat luka, obat ternak, dan antiradang.

”Karena itu, kampanye antitembakau yang dikemas dalam kampanye antirokok patut dicurigai. Ini sarat kepentingan industri farmasi yang telah menyiapkan nikotin sintetis maupun perusahaan yang sudah menyiapkan rokok listrik. SEPUTARINDONESIA-JATIM

Football News

 

© Copyright surabaya view 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.