BThemes

tes
News Update :

Moto GP News

Basketball News

Formula 1 News

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Oestoporosis, Musuh Dalam Selimut

3 Feb 2012


Tahukan Anda jika massa tulang dalam tubuh seseorang setiap hari bisa berkurang? Puncak pembentukan massa tulang adalah pada usia sekitar 35-40 tahun. Setelah mencapai usia puncak itulah, orang harus waspada terhadap pengeroposan tulang atau oestoporosis.

"Tulang yang rawan mengalami pengeroposan adalah tulang panggul, tulang pergelangan tangan, dan tulang punggung bawah," kata dr Tanya TM Rotikan, pakar tulang di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (2/2/2012).

Massa tulang dibentuk oleh osteoblas dan diresorpsi atau dihancurkan oleh osteoklas. Secara normal kedua aktivitas ini masih menunjukkan hal yang positif dimana pembentukan masih lebih banyak dibandingkan dengan penghancuran.

"Tulang merupakan organ dinamis yang selalu berubah dan mengalami pembaruan, pembaruan dimulai dengan pengeroposan tulang sel osteoklas yang diikuti proses pembentukan tulang sel osteoblas di tempat pengeroposan, lalu dilanjutkan dengan mineralisasi sehingga diganti dengan tulang baru yang kuat," kata dr Tanya TM Rotikan.

Namun, setelah mencapai usia puncak, karena proses penuaan resorpsi tulang oleh osteoklas lebih banyak dibanding pembentukan oleh osteoblas, sehingga terjadi penurunan kepadatan tulang.

Musuh dalam Selimut

Osteoporosis biasa disebut silent thief yaitu si pencuri yang secara diam-diam mengambil massa dari tulang. Selain itu, osteoporosis juga disebut dengan silent disease, artinya si penderita biasanya tidak merasakan nyeri apapun sampai akhirnya tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari.

"osteoporosis adalah silent disease yang tidak memiliki gejala dan ciri-ciri khusus. Massa tulang secara diam-diam digerogoti terus sampai tiba-tiba mengeropos dan patah, hanya oleh trauma ringan," kata dr. Tanya TM Rotikan, Sp.KO dari bagian Ilmu Kedokteran Olahraga Fakultas Kedokteran universitas Indonesia.

Dia memaparkan, berdasarkan penyebabnya, oestoporosis dibagi menjadi dua yaitu osteoporosis primer dan osteoporosis sekunder.

"Osteoporosis primer berhubungan dengan kekurangan hormon, usia yang makin bertambah, dan penuaan. Sedangkan osteoporosis sekunder dapat disebabkan oleh berbagai keadaan klinis tertentu dan efek samping obat," kata dia.

Khusus untuk oestoporosis sekunder, kondisi tersebut dialami oleh kurang dari lima persen penderita osteoporosis. Kondisi osteoporosis sekunder bisa disebabkan oleh kondisi medis seperti gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal

Selain itu, konsumsi obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan oestoporosis sekunder. Obat-obatan yang digunakan antara lain kortikosteroid, barbiturat, dan anti-kejang.

Perempuan Lebih Berisiko

Penurunan kepadatan tulang pada pria maupun perempuan rata-rata 0,3 persen per tahun. Namun, risiko osteoporosis pada wanita lebih besar dari pada pria, karena kadar hormon estrogen pada wanita mulai menurun pada usia 30-an, sedangkan pria hormon testosteron baru mulai menurun sekitar usia 65 tahun.

"Ketika hormon estrogen mulai menurun atau hilang, proses pembongkaran atau perusakan tulang berlangsung lebih cepat dibanding dengan pembentukannya. Osteoklas merusak tulang selama tiga minggu, padahal pembentukan tulang butuh waktu sekitar 3 bulan. Berarti kepadatan tulang akan cepat berkurang," kata dr. Tanya.

Estrogen berpengaruh positif terhadap mineralisasi tulang. Kecepatan pembentukan tulang baru untuk menggantikan yang hilang dipengaruhi oleh sirkulasi kadar estrogen.

Selain berkurangnya hormon estrogen saat memasuki masa menopouse, keadaan setelah menyusui dan melahirkan juga dapat menjadi faktor risiko oestoporosis.

Menyusui dapat menjadi faktor risiko osteoporosis, karena dengan menyusui perempuan akan kehilangan mineral tulang. Menurut sebuah studi, kalsium dalam tubuh ibu akan berkurang melalui transfer konsentrasi kalsium dalam air susu sehingga kepadatan tulang ibu akan berkurang dengan kecepatan satu persen per bulan.

Selain itu, setelah melahirkan, perempuan juga dapat terkena oestoporosis karena pembentukan kerangka tulang janin akan mengambil 3% kalsium tulang ibu. Jika asupan kalsium ibu kurang,maka kalsium untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan janin diambil dari tulang ibu.

Sementara, pada pria, dua faktor paling utama yang menyebabkan oestoporosis adalah kebiasaan minum kopi dan alkohol. Kafein berpengaruh pada kerusakan keseimbangan kalsium. Kafein dapat mengurangi penyerapan kembali kalsium ginjal, yang akan meningkatkan kehilangan kalsium lewat urin.

Diperkirakan satu cangkir kopi dapat mengakibatkan hilangnya enam mg kalsium dalam urin. Asupan kafein juga berhubungan positif dengan risiko patah tulang pinggul pada wanita paruh baya.

Sementara itu, kebiasaan mengkonsumsi alkohol dapat berpengaruh pada peningkatan kecepatan kehilangan masa tulang pada laki-laki.

Sebuah studi menemukan bahwa orang-orang yang meminum alkohol secara berlebihan pada umumnya akan mempunyai massa tulang yang rendah dan menurunnya aktivitas osteoblas.

Pencegahan

Pencegahan osteoporosis sebaiknya dilakukan sejak usia muda maupun masa reproduksi. "Pencegahan bisa dilakukan dengan mengkonsumsi kalsium secara cukup, cukup mendapat sinar matahari, cukup beraktivitas, menjalankan pola hidup yang benar dengan menghindari rokok, alkohol, dan kafein, serta memperhatikan pemakaian obat-obatan yang menurunkan massa tulang," kata dr. Tanya.

Mengingat tulang adalah jaringan hidup yang bereaksi terhadap beban mekanik yang diterima, maka latihan fisik bagus untuk mencegah oestoporosis.

"Latihan fisik akan membuat densitas meningkat sehingga kepadatan tulang bertambah. Tapi, latihan fisik harus dilakukan sesuai aturan dan dengan cara yang tepat," lanjut Tanya.

Menurut Tanya, latihan fisik yang ideal harus bersifat BBTT, yaitu baik, benar, teratur, dan terukur. "Latihan fisik dilakukan dalam posisi tegak, berat badan ditunjang gaya gravitasi bumi. Misalnya aerobik, jalan kaki, joging, lari, senam aerobik," katanya.(ant/ipg)

suarasurabaya

Wuih...Gula Bisa Jadi Racun bagi Tubuh

2 Feb 2012


Ternyata, gula juga bisa menjadi racun bagi tubuh kita. Dalam sebuah artikel berjudul "Kebenaran Racun pada Gula" yang diterbitkan dalam jurnal Nature, para Ilmuwan mengatakan bahwa makanan yang bergula serta minuman seperti softdrink dapat mengakibatkan penyakit seperti: obesitas, kanker, penyakit jantung dan masalah pada hati.

Oleh karena itu, mereka mengklaim agar benar-benar mengatur pola makan dan penjualan gula seperti mengonsumsi rokok dan alkohol.

Para penulis AS memperingatkan bahwa obesitas saat ini adalah masalah yang lebih besar daripada kekurangan gizi di dunia, dan gula tidak hanya membuat orang gemuk tetapi juga mempengaruhi metabolisme tubuh, meningkatkan tekanan darah, hormon yang tidak seimbang dan merugikan hati.

Seorang ahli obesitas di Universitas California, Robert Lustig mengatakan gula seperti alkohol yang beracun sehingga merugikan masyarakat. para orang tua mengajarkan anak-anak mereka tentang diet dan olahraga namun mereka tetap mengonsumsi minuman bersoda. Maka dari itu, peneliti merekomendasikan untuk membatasi penjualan minuman bersoda ini dan mendisiplinkan peraturan sekolah yang mencakup mesin penjual otomatis dan makanan ringan.

Dr Laura Schmidt dari Universitas California berkata,"kami tidak berbicara tentang larangan. Apa yang kami inginkan hanyalah mengurangi konsumsi gula" tuturnya. [afi/kun]

beritajatim

Minum Wedang Jahe sebelum Makan Dapat Kempiskan Perut Buncit

1 Feb 2012


Saat musim hujan dan udara dingin, banyak orang suka minum wedang jahe untuk menghangatkan badan. Tak hanya itu, minum wedang jahe sebelum makan pun efektif untuk melancarkan pencernaan serta mencegah dan mengempeskan perut buncit.

Lemak menumpuk di daerah perut karena berbagai alasan, seperti makan berlebihan, pengurangan hormon terkait usia, kurang olahraga dan stres. Konsumsi jahe atau Zingiber offinale bisa membantu mnegurangi lemak berbahaya di bagian perut.

Sebagai bantuan pencernaan, jahe dapat mengurangi nafsu makan melalui efek regulasi terhadap gula darah dan serum kolesterol. Sebuah artikel yang dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition tahun 2006, menunjukkan bahwa jahe memiliki efek pada regulasi gula darah, kolesterol dan lipid (lemak).

Beberapa iris jahe segar yang direbus dengan secangkir air dan dikonsumsi sebelum makan dapat merangsang pencernaan. Meski studi tersebut tidak konklusif, namun air hangat dapat meningkatkan manfaat wedang jahe, menurut Dr Susan Brown dalam artikelnya 'Ten Steps to Better Digestion', seperti dilansir Livestrong, Rabu (31/1/2012).

Selain itu, jahe juga merupakan kelompok rempah-rempah yang dianggap sebagai stimulan, yang memiliki efek mirip kafein.

Mengonsumsi 4 gram atau sekitar 2 sendok teh jahe per hari dapat meningkatkan metabolisme dan melancarkan pencernaan. Peningkatan tersebut membuat tubuh Anda lebih cepat membakar kalori dan meratakan perut.

Jahe juga hanya sedikit mengandung kalori, yaitu sekitar 1 kalori per gram, sehingga tidak akan berkontribusi untuk menaikkan berat badan.

Ada beberapa cara membuat wedang jahe, pertama dengan memasukkan parutan jahe ke dalam cangkir yang kemudian di seduh dengan air mendidih diatasnya. Cara lain dengan memasukkan irisan atau potongan jahe ke dalam panci berisi dan dididihkan hingga air berubah warna menjadi kuning keemasan.

detikhealth

Mau Tahu Khasiat Minum Teh?

27 Jan 2012


Para ilmuwan dari Universitas Western Australia dan Unilever mengungkapkan bahwa mengkonsumsi tiga cangkir teh per hari dapat menurunkan tekanan darah.

Teh adalah minuman terpopuler kedua di dunia setelah air mineral. Teh mengandung polyphenol dan antioksidan yang telah terbukti mampu menghentikan sel-sel pertumbuhan kanker.

Penelitian lain tentang teh telah dilakukan juga oleh peneliti dari Universitas Harvard. Mereka menyimpulkan bahwa minum teh dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

"Sudah ada bukti yang menunjukkan bahwa teh baik untuk kesehatan jantung," jelas profesor Jonathan Hodgson, ketua peneliti dari Universitas Western Australia, Kamis (25/1/2012).

Penelitian ini melibatkan 95 warga Australia yang berusia antara 35 sampai 75 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk meminum 3 cangkir teh hitam dan kelompok kedua meminum 3 gelas placebo.

Pengukuran tekanan darah dibagi menjadi dua jenis, yaitu sistolik dan diastolik. Sistolik adalah tekanan dalam arteri yang terjadi saat dipompanya darah dari jantung ke seluruh tubuh. Sedangkan diastolik adalah sisa tekanan dalam arteri saat jantung beristirahat.

Setelah enam bulan, peneliti kembali melanjutkan penelitiannya. Para peneliti menemukan bahwa kelompok yang meminum teh hitam memiliki sistolik lebih rendah serta tekanan darah diastolik antara 2 dan 3 mmHg dibandingkan dengan kelompok yang mengkonsumsi placebo.

Menurut Dr Hodgson ini belum merupakan hasil final. Hal ini dikarenakan belum ditemukan bagaimana teh dapat mengurangi tekanan darah. Maka, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengkaji hal tersebut. [her/but]

beritajatim

Atasi Masalah Pencernaan Saat Lebaran dengan yang Alami

25 Agu 2011


HARI Raya Idul Fitri adalah saat-saat yang ditunggu oleh seluruh umat Islam. Pasalnya, saat itu seluruh umat Islam merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa. Perayaannya bermacam-macam, mulai dari tersedianya aneka makanan nan lezat, jalan-jalan hingga menggunakan busana serbabaru.

Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, momen Idul Fitri merupakan saat yang ditunggu oleh umat Islam, khususnya menjalankan ibadah puasa. Selain bisa bermaaf-maafan, bersilaturahmi dengan orangtua, saudara, teman, sahabat dan tetangga, tentunya kita sudah tidak perlu lagi menahan makan dan minum.

Sayangnya banyak pihak yang menganggap Lebaran adalah waktu yang tepat untuk bisa bebas sepenuh hati dalam hal mengonsumsi makanan dan minuman. Apalagi didukung dengan kebiasaan setiap rumah tangga pada saat Lebaran menyediakan berbagai macam masakan dan minuman untuk menyambut Idul Fitri.

Saat berada di rumah atau ketika bersilaturahmi ke rumah saudara, teman dan tetangga biasanya seseorang cenderung akan menyantap apa saja yang disajikan. Selain budaya Indonesia yang “tidak bisa menolak” permintaan si tuan rumah, aroma hidangan Lebaran pun sangat menggoda. Boleh saja hal tersebut asal perlu diingat jangan sampai acara berlebaran menjadi berantakan gara-gara gangguan pencernaan.

Gangguan pencernaan bisa saja terjadi karena pencernaan seseorang sebelumnya menjalani puasa dijejali berbagai macam makanan dan minuman dan dalam jumlah yang banyak. Ada beberapa hal yang perlu diketahui supaya acara berlebaran berjalan lancar tanpa adanya gangguan pencernaan. Sebaiknya, hindari mengonsumsi makanan berlemak, berbumbu tajam dan pedas, serta makanan asam yang dapat mengganggu pencernaan. Kalaupun tidak bisa menghindari, setidaknya konsumsilah makanan tersebut dalam porsi yang tidak terlalu banyak, serta sediakan obat sakit pencernaan meredakan keluhan sekitar perut jika tiba-tiba masalah pencernaan menyerang.

Ada sejumlah gejala yang menyebabkan masalah pencernaan, seperti sakit perut, mulas, nyeri, kembung yang berujung pada masalah buang air berlebihan. Biasanya nafsu makan menurun secara drastis, wajah pucat, suhu badan naik, keluar keringat dingin hingga tubuh menjadi lemas lantaran cairan yang ada dalam tubuh menjadi berkurang. Kalau gejala itu sudah muncul, jangan paksakan untuk memakan semua makanan yang memang menggoda.

Untuk menghindari masalah pada pencernaan atau yang akrab dikenal dengan sebutan diare, cara yang terbaik adalah dengan mengurangi konsumsi makanan yang pedas, makanan yang terbuat dari santan hingga makanan atau minuman yang memiliki rasa asam.

Atasi diare dengan cara alami

Ada baiknya konsumsi obat-obatan saat diare menyerang. Saat ini di Indonesia sudah banyak beredar obat-obatan yang bisa mengatasi diare. Namun, ada baiknya jangan asal pilih obat-obatan. Pilihlah obat diare yang terbuat dari herbal alami khususnya tanaman asli Indonesia yang sudah terkenal khasiatnya hingga ke mancanegara.
(Genie/Genie/tty)

Cegah Mual ketika Mudik, Makanlah Buah


SAAT mudik, Anda harus siap perbekalan. Bukan hanya oleh-oleh untuk handai taulan di kampung halaman, tetapi juga bekal makanan. Untuk mencegah masalah klasik setiap mudik, siapkan buah-buahan.

Perjalanan jauh ditambah kemacetan berjam-jam menuju kampung halaman membuat pemudik mengasup banyak makanan selama perjalanan. Hal ini disebabkan pemudik tidak banyak melakukan aktivitas selain duduk. Padahal, makan banyak memicu rasa mual dan kantuk berlebih.

“Jangan pernah lupa untuk me-manage makanan sebelum melakukan perjalanan. Selain mengurangi asupan karbohidrat dan lemak, perhatikan juga bekal makanan di dalam kendaraan. Dianjurkan untuk menyiapkan lebih banyak buah-buahan sebagai bekal. Mengapa? Sebab buah is better,” papar dr Abrijanto SB, Business Development Manager PT Deltomed pada acara “Bugar Saat Mudik Lebaran” di Restoran Harum Manis, KH. Mas Mansyur, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Dijelaskan dr Abrijanto, kandungan vitamin dan mineral dalam buah akan membuat tubuh terasa lebih baik. “Selain buah, makanan yang kita konsumsi secara berlebihan akan mudah menyebabkan motion sickness atau mual,” tutupnya. (ftr/okz)

Buah Pepino Mampu Turunkan Berat Badan

21 Jun 2011


Kawasan Pasuruan dan Malang rupanya tak hanya dikuasai agrowisata strawberry dan apel. Baru-baru ini, muncul buah yang masih satu famili dengan terong. Pepino namanya. Buah ini memiliki kombinasi rasa antara buah belewah, mentimun, tomat dan melon.

Salah satu petani Pepino, Yulianto mengaku baru mencoba menanam benih buah berkulit hijau ini sekitar dua tahun yang lalu. Ia mendapat bibit tanaman tersebut dari Belanda bersamaan dengan kiriman bibit strawberry.

"Mulanya saya dapat import benih dari Belanda, lalu saya coba budidayakan sendiri di kebun kami," kata Yulianto yang kini bersama para petani Pepino membuka Agrowisata Pepino di Dusun Ngadipuro, Nongkojajar, Pasuruan, Senin (20/6/2011).

Kepada detiksurabaya.com Yulianto menjelaskan, bahwa Pepino memiliki rasa familiar dan sangat disukai orang Indonesia khususnya Jawa. Saat di lidah, kombinasi rasa buah timun emas, blewah dan melon terasa begitu menyegarkan. Namun berulang kali dirasakan, karakter rasa buah melon masih mendominasi Pepino.

Sementara itu pepino juga mudah dibudidayakan. Benih yang dipakai untuk menanam bisa diambil dari biji yang ada di dalam buah. Atau dipetik batang pohonnya, lalu diproses memakai perangsang obat.

Atau bila Anda ingin melihat proses pembudidayaan Pepino, Agrowisata Pepino yang berlokasi sekitar 1 km ke arah timur Kebun Raya Purwodadi ini dapat menyuguhkan berbagai hasil kebun Pepino.http://www.blogger.com/img/blank.gif

"Setiap pohon Pepino mampu menghasilkan 20 kilogram bila berada dalam kondisi yang bagus," terang Yulianto.

Buah yang berasal dari pohon setinggi 2 meter ini mengandung banyak khasiat. Mulai melindungi tubuh dari diabetes mellitus, batu ginjal, liver, penyakit jantung, stroke, hingga mampu mengurangi lemak dalam tubuh.

"Menurut pengalaman pengunjung agrowisata, memakan Pepino dua biji setiap hari selama dua minggu, dapat menurunkan berat badan hingga 4 kilogram," tuturnya. (nrm/fat)

RSU Dr Soetomo Siapkan Hospital Schooling untuk Penderita Kanker

19 Jun 2011


RSU dr Soetomo merintis hospital schooling untuk anak-anak penderita kanker. Meski menjalani perawatan, tapi kebutuhan pendidikan mereka tetap bisa terpenuhi.

Prof dr R Sunaryadi Tejawinata SpTHT(K), FAAO PGD Pall Med (ECU) dari tim Pembina Pusat Pengembangan Paliatif dan Bebas Nyeri (P3BN) RSUD dr Soetomo mengatakan pihaknya sudah mulai membahas rencana hospital schooling. Targetnya, tahun 2012 sekolah program tersebut sudah bisa terealisasi.

Program ini ditujukan bagi anak-anak penderita kanker yang menjalani rawat inap di RSU dr Soetomo. “Dengan program ini, anak-anak diharapkan tetap mendapat pendidikan tapi juga pengobatan mereka tidak terhambat,” kata Sunaryadi pada wartawan, Minggu (19/6/2011).

Hospital schooling ini rencananya juga melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Lembaga Perlindungan Anak, dan beberapa LSM terkait. Pihak-pihak inilah yang akan mengajukan program-program dalam hospital schooling. Setelah disepakati, Kementerian Pendidikan nasional yang akan membuat kurikulum..

"Jadi, program ini berbeda dengan home schooling. Kalau home schooling untuk orang yang sehat. Tapi, hospital schooling untuk anak yang sakit," kata Sunaryadi.

Untuk sementara, program ini masih diperuntukkan bagi anak penderita kanker. Pasalnya, ada kalanya masa berobat penderita kanker bisa lebih dari seminggu. Praktis, selama waktu tersebut, anak-anak menjalani rawat inap. Dengan adanya program hospital schooling, anak-anak tetap mendapat hak memperoleh pendidikan yang layak selama dirawat.

Menurut Sunaryadi, pendidikan yang diberikan tetap disesuaikan dengan kemampuan fisik anak. Karena itu, dokter dan perawat yang mengetahui kondisi fisik penderita turut dilibatkan. Sedangkan untuk kondisi psikis akan melibatkan tim paliatif.

Dalam hospital schooling, beberapa kegiatan layaknya untuk anak-anak sehat akan diberikan. Diantaranya melukis, berhitung, membaca, melatih memori lewat beragam permainan dan kegiatan edukasi lainnya.(git)

Kopi Membantu Penyembuhan Hepatitis C

10 Jun 2011


Kopi memang diketahui memiliki beberapa manfaat bagi tubuh. Kini ada satu lagi manfaat dari kopi yaitu bisa membantu mengobati pasien hepatitis C lanjut dengan penyakit hati kronis.

Berdasarkan studi baru diketahui pasien yang menerima perawatan peginterferon plus ribavirin dan mengonsumsi 3 cangkir kopi dalam sehari memiliki kemungkinan 2 kali lebih tinggi dalam merespons pengobatan dibanding pasien yang tidak minum kopi.

"Asupan kopi telah dikaitkan dengan tingkat enzim hati yang rendah, mengurangi perkembangan dari penyakit hati kronis dan mengurangi insiden kanker hati," ujar Neal Freedman dari National Cancer Institute, seperti dikutip dari Indiavision, Jumat (10/6/2011).

Meski begitu hubungan antara respons terhadap pengobatan anti-HCV dengan konsumsi kopi belum sepenuhnya diketahui oleh para peneliti. Penelitian ini sendiri telah dilaporkan dalam jurnal Gastroenterology.

Diketahui sekitar 75 persen orang yang terinfeksi hepatitis C tidak memiliki gejala saat pertama kali didiagnosis, dan 25 persen sisanya mengeluh kelelahan, kehilangan nafsu makan, nyeri otot atau demam. Sedangkan kondisi kulit dan mata yang menguning jarang terjadi pada tahap awal infeksi.

Biasanya diagnosis awal dari hepatitis C diketahui melalui pemeriksaan darah yang menunjukkan adanya peningkatan kadar enzim di hati, tanda kerusakan hati yang menjadi petunjuk pertama kemungkinan adanya infeksi.

Di seluruh dunia diperkirakan ada sekitar 130-170 juta orang yang terkena hepatitis C, dan sekitar 70-80 persen menjadi infeksi kronis. Ketika infeksi sudah kronis mulai mengalami efek dari peradangan persisten yang disebabkan oleh reaksi kekebalan tubuh terhadap virus.

Virus hepatitis C adalah virus yang secara genetik amat variatif dan memiliki angka mutasi tinggi, sehingga memungkinkan generasi virus yang beraneka ragam. Akibatnya belum ada vaksin yang berhasil dibuat untuk mencegah infeksi virus hepatitis C.

Orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Gejala-gejala di bawah ini ada yang tidak dirasakan oleh penderitanya seperti: Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap, Kulit atau mata menjadi kuning (jaundice) jarang terjadi.

Infeksi virus hepatitis C juga disebut sebagai infeksi terselubung (silent infection) karena pada infeksi dini seringkali tidak bergejala atau tidak ada gejala yang khas sehingga seringkali terlewatkan.

Virus ini menjadi salah satu penyebab penyakit hati kronik seperti sirosis dan kanker hati yang merupakan penyebab tersering transplantasi hati. Sirosis terjadi pada 10-20 persen penderita hepatitis C kronik, dan kanker hati terjadi pada 1-5 persen penderita hepatitis C kronik dalam waktu 20-30 tahun. Serta sekitar 80 persen orang yang baru terinfeksi penyakitnya akan terus berkembang menjadi infeksi kronik.

Virus hepatitis C ditularkan lewat darah yang jalan utama infeksinya berasal dari transfusi darah atau produk darah yang belum diskrining (pemeriksaan), saling tukar jarum suntik oleh pengguna narkoba suntik (injecting drug user/IDU) serta jarum atau alat tato dan tindik yang tidak steril.(detiksurabaya)

Lambung Nyeri? Awas Kanker Lambung

17 Mei 2011

Jangan anggap remeh nyeri lambung atau maag yang dirasakan di lambung. Sebab, rasa yang sama ternyata mengindikasikan penyakit kanker lambung.

Penderita nyeri lambung harus waspada jika merasakan keluhan lain. Menurut Prof dr H ISWAN A NUSI SpPD KGEH Kepala SubDep Divisi Gastroentero Hepatologi Dep SMF Ilmu Penyakit Dalam FK Unair-RSU dr Soetomo mengatakan nyeri keluhan itu antara lain adalah penurunan berat badan, pucat, anemia (kurang darah), kesulitan menelan makanan, muntah darah, berak berdarah, dan ada keluarga yang memiliki riwayat kanker saluran cerna.

“Tidak hanya itu, nyeri lambung juga berkaitan dnegan penyakit lain, seperti liver, kelainan saluran empedu, gangguan pancreas dan jantung koroner,” kata ISWAN pada suarasurabaya.net, Senin (16/05).

Segera periksakan ke dokter jika nyeri lambung tidak kunjung sembuh. Pemeriksaan endoskopi juga diperlukan untuk memastikan apakah nyeri lambung hanya sakit maag ataukah ada penyakit lain yang menyertainya.

Masih kata ISWAN, nyeri lambung memang sangat sering dijumlai dalam praktek kedokteran. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Seperti stress dan makanan yang mengandung asam, pedas dan kolesterol tinggi. Di Indonesia, 30 persen pasien dokter umum mengeluhkan nyeri lambung. Jumlah yang lebih tinggi yakni 60 persen dikeluhkan pasien di dokter spesialis Gastroentero Hepatologi.(SSNET)

Football News

 

© Copyright surabaya view 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.