BThemes

tes
News Update :

Moto GP News

Basketball News

Formula 1 News

Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Surabaya Calon Tuan Rumah Asian Games 2019

1 Feb 2012


Rencana besar digulirkan Kementrian Pemuda dan Olahraga. Organisasi pimpinan Andi Alifian Mallarangeng berniat mengikuti bidding tuan rumah Asian Games XVIII 2019 mendatang. Dan, Kemenpora menunjuk Jawa Timur (Jatim) sebagai tuan rumah multievent terakbar di Asia ini.

Niatan Kemenpora nampaknya tak main-main. Rencananya, 9 Februari nanti, mereka akan membawa usulan ini ke Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Selanjutkan, berkas akan dikirim kepada panitia bidding yang dikelola Olympic Council of Asia (OCA).

Sebagai tuan rumah, Kemenpora menunjuk Jatim sebagai penyelenggara Asian Games. Penunjukan ini bukan tanpa alasan, manurut pelaksana harian Sekretaris Mentri Pemuda dan Olahraga, Djoko Pekik, Jatim sudah menyiapkan bahan dan memiliki venues yang memadai dan berstandard internasional. Selain itu, Jatim adalah salah satu daerah pemasok atlet untuk kontingen Indonesia.

Selain itu, ditunjuknya Jatim adalah bentuk pemerataan pelaksana multievent di Indonesia. Di tahun 2011, Palembang dan Jakarta menjadi tuan rumah untuk SEA Games XXVI 2011kemarin. Sedangkan di tahun 2012 ini, Riau ditunjuk sebagai pelaksana Pekan Olahraga Nasional (PON). Setahun berikutnya, Riau juga menjadi tuan rumah Islamic Solidarity 2013.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung mengaku bangga dengan penunjukan Kemenpora. Erlangga menyebut, jika Indonesia pasti jadi tuan rumah, maka Asian Games akan difokuskan di Surabaya dan sekitarnya. Salah satu venues yang disiapkan adalah stadion terbesar dan termewah di Jatim saat ini, Gelora Bung Tomo.

"Masih ada waktu tujuh tahun untuk menyiapkan Surabaya dan sekitarnya menjadi tuan rumah Asian Games 2019," tutur Erlangga.

Sesuai hasil sidang dewan OCA, 3 Juli 2009 silam, pada tahun 2019 nanti, untuk kali pertama sejak tahun 1951, Asian Games akan digeber di tahun ganjil. Alasannya, Asian Games lebih ideal jika digelar setahun jelang Olimpiade.[sya]

beritajatim

Persebaya Kantongi Kekuatan Persiba

26 Jan 2012


Pertandingan home ketiga Persebaya akan dilangsungkan di Stadion Gelora 10 Nopember Kota Surabaya, Sabtu (28/1/2012) besok lusa. Menjelang laga ini, pelatih Divaldo Alves mengaku sudah mengantongi kekuatan Laskar Sultan Agung, julukan Persiba.

Divaldo kepada beritajatim.com menerangkan, dirinya sudah paham betul bagaimana permainan tim asuhan M Barsi tersebut. "Ya kita sudah tahu bagaimana kekuatan mereka," terang pelatih berkebangsaan Portugal ini.

Divaldo juga sudah melihat video rekaman pertandingan saat Persiba menang tipis atas Persija, 1-0, Sabtu (21/1/2012) akhir pekan lalu. Dalam laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, gol tunggal tim pujaan Paserbumi dicetak Johan Manaji pada menit ke-82.

Setelah melihat rekaman pertandingan lawan Macan Metro, mantan pelatih Persijap dan Minangkabau FC menyebut, kekuatan utama Persiba ada di lini tengahnya. "Mereka kuat di lini belakang dan tengah. Mereka bukan tim yang mudah dikalahkan." tambah Divaldo.

Sementara itu, tim Persiba rencananya akan tiba di Kota Pahlawan, Kamis (26/1/2012) petang hari ini dengan menggunakan kereta api. Dalam lawatannya ke kandang Bajul Ijo, pelatih M Basri membawa 19 punggawa. Termasuk di antaranya adalah mantan pemain Persebaya Slamet Nurcahyo dan striker andalah mereka, Ezequiel Gonzales. [sya/but]

Berikut Pemain Persiba yang Dibawa ke Surabaya:

Wahyu Tri Nugroho, Andi Setiawan, Wahyu Wijiastanto, Slamet Widodo, Achad Taufiq, Nopendi, Anwarudin, Burhanudin, Patrick Domal, Johan Manaji, Slamet Nurcahyo, Busari, Xyz Roeroe, Kim Yong Han, Ezequiel Gonzales, Ugik Sugiyanto, Cornelis Kaimu, Emmanuel Cristori, Riyanto

beritajatim

Andik Vermansyah Siap Jadi Kapten Timnas U-21

21 Jan 2012


Striker asal Jember, Jawa Timur, Andik Vermansyah mengaku siap menjabat sebagai kapten tim nasional U-21 yang akan diikutsertakan pada turnamen Hasanah Bolkiah 2012 di Brunei Darussalam, tanggal 25 Februari hingga 5 Maret 2012 mendatang.

Andik yang kini membela tim Persebaya IPL menegaskan bahwa dirinya siap apabila memang diberi kepercayaan mengemban jabatan kapten, namun hingga saat ini dia belum mendapatkan informasi apapun dari tim pelatih.

"Saya siap saja kalau memang ditunjuk. Tapi pelatih belum bicara apa-apa pada saya," kata Andik.

Timnas U-21 sendiri saat ini sedang melaksanakan pemusatan latihan di Lapangan sepakbola kompleks Padepokan Bola Voli Sentul, Jawa Barat. Pelatih Widodo C Putro menangani 25 pemain dari berbagai daerah di Indonesia untuk diciutkan menjadi 18 pemain.

yahoo

Persebaya Target Juara IPL

19 Jan 2012


Dua kemenangan beruntun yang didapat Persebaya di ajang Indonesia Premier League (IPL) membuat manajemen tim Bajul Ijo makin percaya diri. Mereka pun merevisi target dari runner up menjadi juara IPL.

CEO Persebaya, Gede Widiade saat diperkenalkan sebagai pengganti Llano Mahardika beberapa waktu lalu menyebutkan, untuk tim, dirinya mematok target minimal runner up. "Persebaya ini tim besar. Jadi paling tidak kita berada di posisi kedua," kata Gede beberapa waktu lalu.

Namun seiring dua pertandingan yang sudah dilakoni, Gede dengan percaya diri menyebut juara adalah target klubnya musim ini. Kepercayaan diri Gede muncul setelah melihat di dua pertandingan terakhir, lawan dua klub legendaris PSM dan Persija, Andik Vermansyah sukses mengamankan tiga angka.

"Setelah melihat pertandingan lawan Persija, sepertinya saya harus merevisi target. Kita harusnya bisa juara kompetisi ini," kata Gede.

Apalagi, lanjut Gede, skema main Persebaya cukup enak dipandang. Permainan bola pendek dari kaki ke kaki, didukung kecepatan gelandang lincah seperti Andik Vermansyah, Rendi Irwan dan Taufiq semakin membuat pemain Persebaya enak dilihat.

"Saya berharap pemain terus semangat dan pantang menyerah bermain untuk Persebaya. Harus fight untuk Persebaya," tegas Gede.

Sejauh ini, dalam lima laga, Persebaya sudah mengantongi tiga kemenangan. Dua diantaranya didapat saat melakoni away ke PSMS dan Persija. Sedangkan satu kemenangan lahir di kandang sendiri lawan PSM. [sya/but]

beritajatim

Persebaya Rekomendasi Taufiq dan Rendi ke Timnas

18 Jan 2012


Andik Vermansyah hampir pasti tak bisa membela Tim Nasional (Timnas) Senior Indonesia lawan Bahrain di laga terakhir pra Piala Dunia 2014, 29 Februari nanti. Sebab tenaga Andik dibutuhkan di Timnas U-21. Lepas Andik, Persebaya masih punya dua nama yang menurut mereka layak mengenakan jersey Garuda Merah.

Dua nama itu adalah Rendi Irwan dan Taufiq. Mulai pemain, pelatih hingga manajemen merekomendasi serta mendukung Rendi dan Taufiq untuk masuk di tim yang diarsiteki Aji Santoso itu. Sebab secara kualitas, keduanya sangat mumpuni untuk membela Indonesia. "Persebaya memiliki pemain berkelas yang layak masuk Timnas, seperti Rendi dan Taufiq. Saya heran mengapa mereka tidak dipanggil," sebut eks pemain Timnas Brasil, Amaral.

Selain Amaral, pelatih Divaldo Alves juga merekomendasi Taufiq dan Rendi untuk bergabung dengan Timnas Senior. "Taufiq dan Rendi punya kualitas untuk masuk Timnas. Kalau mereka bergabung itu akan bagus untuk Indonesia," sebut Divaldo.

Baik Taufiq maupun Rendi memang belum pernah berbaju Timnas Indonesia, padahal secara kualitas mereka, banyak kalangan menyebut keduanya cocok untuk berbaju Merah Putih. Apalagi pelatih Timnas saat ini, Aji Santoso gemar dengan permainan bola-bola pendek cepat.

Rendi dan Taufiq yang notabene pernah dilatih Aji sangat tahu kemauan pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu. "Taufiq bisa bermain sebagai play maker dan dia juga mampu bermain sebagai gelandang defense. Rendi pemainyang cepat dan pengumpan yang baik," puji Divaldo.

Tak cuma rekan dan pelatih, manajemen juga mempersilahkan bila Aji memanggil Taufiq dan Rendi untuk masuk timnya. CEO Persebaya Gede Widiade juga menyebut Taufiq sangat pas mengisi lini tengah Timnas dan berperan sebagai jenderal lapangan. "Melihat penampilannya, Taufiq layak gabung Timnas," terang Gede.[sya/ted]

beritajatim

Bonek Sudah kembali Tiba di Surabaya

17 Jan 2012


Kurang lebih 2.500 suporter Persebaya, Bonek, sudah kembali ke Kota Surabaya, Selasa (17/1/2012) pagi ini. Mereka baru pulang dari Stadion Sultan Agung, Bantul, mendukung Bajul Ijo kontra Persija.

Usai pertandingan yang akhirnya dimenangkan Persebaya dengan skor 2-0 itu, Bonek langsung kembali ke Kota Pahlawan. Mereka diangkut total 33 bus dan 10 truk bak terbuka. Bus itu adalah sumbangan dari Wakil Walikota Surabaya, Bambang DH, manajemen Persebaya dan Asosiasi Bonek Persebaya.

"Alhamdulillah, semua teman-teman Bonek selamat sampai Surabaya," tutur salah satu anggota asosiasi, Siti Nasyi'ah, Selasa pagi.

"Dari laporan Cak Tulus, Bonek korwil Jogja yang menyisir terakhir pukul 04.00 tadi, semua aman terkendali. Bonek sudah kembali ke Surabaya," lanjut Ita, sapaan akrabnya. Selain diangkut bus bus dan truk bak terbuka, ratusan Bonek juga pulang menggunakan mobil pribadi.

"Kami menyampaikan banyak terima kasih untuk Paserbumi yang sudah menyambut kami selama di Bantul. Juga pada Brajamusti, Pasopati, Viking Jogja dan Bonek Jogja. Mereka sangat membantu mengawal Bonek selama di Bantul," sambungnya.

Meski pertandingan dilakukan di Bantul, Senin (17/1/2012) malam, tapi Bonek sukses membuat Stadion Sultan Agung tak ubahnya Gelora 10 Nopember. Mereka terus bernyanyi memberikan dukungan untuk tim kebanggaannya.

Kontribusi Bonek dalam memberi dukungan kepada Persebaya tersebut mendapat apresiasi positif dari para pemain. "Alhamdulillah semalam diberikan kemenangan lagi. Buat Bonek, thanks dukungannya luar biasa," tulis Rendi Irwan di akun pribadinya. [sya/but]

beritajatim

'Sepakbola di Indonesia Terlalu Politis'

8 Jan 2012


Kisruh yang masih saja terjadi di organisasi bernama PSSI dinilai karena terlalu jauh bersinggungan dengan masalah politik. Diperlukan orang-orang yang masih murni untuk mengurusi dunia yang satu ini.

Hal itu dikemukakan Dahlan Iskan, menteri BUMN yang belakangan ada yang menjagokannya untuk memimpin PSSI, walaupun wacana Kongres Luar Biasa (KLB) masih kontroversial bagi sebagian kalangan.

Namun, secara umum ia mengatakan, harus ada perubahan paradigma bagi seseorang untuk mengepalai PSSI jika ingin berhasil memberi perubahan yang signifikan buat perkembangan sepakbola di tanah air. Ia juga tak ingin pengurus PSSI masih terlibat dengan konflik yang lalu-lalu.

"Menurut saya, banyak pihak yang bercokol di PSSI selama berpuluh-puluh tahun. Dan itu memberi dampak yang tidak baik bagi perkembangan PSSI itu sendiri," tutur Dahlan saat berbincang-bincang dengan detiksurabaya.com di kediamannya di kawasan Kelintang Baru, Surabaya, Minggu (8/1/2012).

"Saya tidak berani berandai-andai. Tapi kalaupun saya jadi dicalonkan, banyak syarat yang wajib dipenuhi. Salah satunya adalah saya ingin mengubah paradigma," sambungnya.

Ia menambahkan, jika dirinya menjadi ketua umum PSSI, ia mengaku ingin mencari sumber daya manusia yang murni, karena saat ini dunia sepakbola sudah jauh diwarnai politik.

"Saya masih mau mencari yang murni, yang tidak terkait sama politik, dan tidak akan mempolitikkan sepakbola," tukas mantan Dirut PLN yang juga tokoh pers nasional itu.

Hal lain yang ia pikirkan untuk pengurus PSSI adalah, di masa mendatang figur-figur itu harus berumur di bawah 45 tahun, dan tidak ingin mereka masih berpotensi terlibat konflik seperti yang sudah-sudah.

"Anak muda sekarang hebat-hebat kok," simpulnya.(a2s/a2s)

detiksport

IPL: Persebaya Bungkam PSM 2-0


Persebaya Surabaya memetik poin maksimal dalam laga kandang kontra PSM Makassar. Tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri, Bajul Ijo menang 2-0.

Dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL) di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, Minggu (8/1/2012), tim tuan rumah langsung unggul pada menit kesembilan. Mario Karlovic berhasil memaksimalkan sebuah tendangan bebas untuk menjebol gawang PSM yang dijaga Deny Marcel.

PSM sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-20 saat Andi Oddang berhadapan langsung dengan kiper Endra Prasetya. Tapi, tendangan Andi malah melambung.

Berselang tujuh menit, Srecko Mitrovic nyaris menjebol gawang Persebaya lewat tendangan bebas. Namun, bola masih membentur mistar.

Erol Iba mencetak gol kedua Persebaya pada menit ke-81. Usai menerima umpan pendek Rendi Irawan, dia melepaskan tendangan melengkung yang tak bisa dihentikan oleh Deny.

"Persebaya lebih beruntung. Karena mendapat tendangan bebas yang sangat indah pada awal pertandingan. Kami juga menerima hasil kekelahan, karena hasil ini merupakan pengalaman bagi pemain muda kami," ucap Pelatih PSM, Petar Segrt, seusai pertandingan.

"Deny Marcel tampil bagus dengan penyelamatan bagus khususnya dari Andik Vermansyah meski begitu tim saya juga sempat mengontrol pertandingan untuk menyamakan skor tapi kiper persebaya cukup tangguh," ungkap pria berkebangsaan Kroasia ini.

Sementara itu, pelatih Persebaya, Divaldo Alves, mengaku sangat senang dengan kemenangan anak asuhnya meski diakuinya hampir 50 persen pemainnya terserang penyakit flu berat. "50 persen pemain saya mengalami sakit, batuk keras. Tapi mereka hebat dan fantastis dan sangat hebat," ujarnya.

Persibo dan Semen Padang Menang

Di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, tuan rumah Persibo meraih kemenangan gemilang atas Persijap Jepara. Laskar Angling Dharma membantai tamunya dengan skor telak 5-0.

Striker Persibo, Amad Iskandar, tampil menawan di pertandingan ini. Dia mencetak hat-trick, masing-masing pada menit ke- 30, 35 dan 60. Dua gol lainnya disumbangkan oleh Samsul Arif pada menit ke-25 dan 80.

Dari Bontang, tim tuan rumah Bontang FC dipermalukan Semen Padang 0-2. Dua gol Kabau Sirah disumbangkan oleh Edward Junior Wilson pada menit ke-20 dan Ferdinand Sinaga pada menit ke-27.

detisport

Jamu Juku Eja, Bajul Ijo Siap Tambah Speed

7 Jan 2012


Cepat, cepat dan cepat. Itu lah keinginan tim pelatih Persebaya untuk laga home kedua lawan PSM, Minggu (8/1/2012) sore. Permainan super cepat dibutuhkan untuk meredam Juku Eja yang sangat berhasrat mencuri poin di Stadion Gelora 10 Nopember.

Di tangan Divaldo Alves, prestasi Persebaya memang tak bagus-bagus amat. Meski berhasil menjuarai Unity Cup, toh nyatanya prestasi Bajul Ijo kembang kempis. Di level Indonesia Premier League, Persebaya sudah mengantongi dua kekalahan dan baru sekali menang. Andik Vermansyah dan kawan-kawan terdampar diperingkat delapan klasemen sementara.

Kini Persebaya menghadapi ujian berat. Mereka akan menghadapi PSM, tim yang pernah mengalahkan Persebaya 4-0 akhir April 2011 silam. Selain dikenal cepat, Ayam Jantan dari Timur ini juga terkenal dengan permainanya yang keras dan taktis.

"PSM tim berkualitas. Saya dengar mereka bermain sangat cepat. Otomatis akan banyak benturan," aku asisten pelatih Persebaya, Ibnu Grahan.

Menghadapi tim dengan karakter keras dan cepat. Persebaya harus menemukan ramuan yang pas. "Kita memang unggul dalam kecepatan. Kerena kita punya pemain sprinter seperti Andik atau Rendi. Untuk laga besok, anak-anak harus bermain lebih cepat. Ditingkatkan lagi kecepatannya," tutur salah legenda hidup Persebaya ini.

Sayang di laga besok sore, Persebaya dipastikan tak akan diperkuat bek asing andalannya, Otavio Dutra. Hingga, Sabtu (7/1/2012), Sertifikat Transfer Internasional (ITC) Dutra belum kelar. Surat sebenarnya sudah dilayangkan ke PSSI-nya Brasil, CBF. Tapi belum ada tanggapan karena kantor CBF baru aktif kembali, 9 Januari mendatang.

"Dutra hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut. Kita sebenarnya menunggu berita baik soal Dutra dari Brasil, tapi belum ada perkembangan," tambah Ibnu. Absennya Dutra seperti petaka bagi Persebaya. Sebab Dutra adalah jaminan aman di lini pertahanan. Sayang bapa satu anak itu belum menemukan pendamping ideal.

Tak hanya Dutra, bek muda Nur Fasta juga absen karena mengikuti seleksi Tim Nasional (Timnas) U-21. fasta tak sendirian, ada empat pemain Persebaya lainnya yang juga dipanggil, seperti Dimas Galih, Saddam Tenang, Rian Wahyu dan Miko Ardiyanto.

Tanpa Dutra dan Fasta, kemungkinan Rivelino akan berdampingan dengan Jefri Prasetyo atau Khomad Suharto. Atau bisa juga memainkan duet Jefri-Khomad yang sudah pernah dicoba di dua laga awal. "Kita lihat persiapan terakhir pemain. Siapa yang siap, itu yang akan diturunkan," ucap Ibnu. Soal target, Persebaya yakin bisa mengamankan poin penuh.

"Kemenangan harus kita dapat untuk mengangkat posisi kita ke papan atas klasemen. Apalagi kita bermain di kandang sendiri dan mendapat dukungan dari puluhan ribu Bonek," pungkas Ibnu.

Untuk laga besok, Endra Prasetya masih menempati posnya sebagai kiper utama. Di belakang bercokol nama Rivelino Ardiles, Khomas Suharto, Erol Iba dan Mat Halil. Masuk lini tengah, Persebaya akan bertumpu pada Taufiq dan Amaral. Sementara trio Andik Vermansyah, Rendi Irwan dan Feri Ariawan ditunjuk sebagai mesin gol Persebaya.[sya/kun]

beritajatim

Persebaya 1927 Juara Paruh Musim LPI

22 Mei 2011


Persebaya 1927 akhirnya jadi juara paruh musim Liga Primer Indonesia setelah bermain imbang dalam laga tandang melawan Batavia Union di Stadion Siliwangi, Minggu (22/05) sore ini.

Pertandingan yang sempat tidak jelas tempat penyelenggaraannya ini seperti dilaporkan AHMAD QURTHOBY warga Bandung dalam livetwit-nya, diawali dengan serangan dari dua tim. Pada menit ke-5, MICHAEL SVETKOVSKI nyaris menggetarkan jala gawang Batavia Union. Tandukannya hanya melintas tipis di sisi kiri gawang. Menit berikutnya, permainan makin keras, ARIF ARIYANTO pemain Persebaya 1927 diganjal. Pada menit ke-8, sebuah peluang JOHN TARKPOR nyaris membuat gol tapi berhasil ditepis kiper Batavia Union.

Masuk menit 15, Batavia meningkatkan serangannya lewat tendangan LEANDRO. Untungnya bola melambung di atas mistar gawang Persebaya 1927 yang dikawal ENDRA PRASETYA. Ganti pada menit ke-21, Persebaya menyerang lewat tendangan JOHN TARKPOR yang hanya melesat di samping kiri gawang Batavia Union.

Peluang terbesar Persebaya 1927 mencetak gol sebenarnya muncul pada menit ke-24. Saat itu BARISIC dijatuhkan di kotak penalti. OTAVIO DUTRA pemain Persebaya 1927 asal Brazil yang ditugaskan melakukan eksekusi ternyata gagal memanfaatkan peluang emas ini. Sampai akhir babak pertama, kedudukan 0-0.

Pada babak kedua menit ke-48, ENDRA PRASETYA kiper Persebaya 1927 terpaksa ditandu keluar lapangan karena berbenturan dengan pemain Batavia Union. Posisinya digantikan AFRIANTO. Masuknya kiper cadangan Persebaya 1927 ini ternyata mampu menahan gempuran bertubi-tubi pemain Batavia Union, masing-masing pada menit 60 dan 69. NICO SUSANTO pemain Persebaya 1927 nomor punggung 11 juga punya peluang emas mencetak gol, namun sayang penyelesaian yang tidak sempurna membuat tendangannya gagal berbuah gol. Masuk menit ke-80, tempo permainan melambat dan sampai berakhirnya babak kedua, skor tetap imbang tanpa gol.

RAM SURAHMAN Humas Persebaya 1927 pada suarasurabaya.net mengatakan gelar juara paruh musim ini adalah kado ulang tahun buat Kota Surabaya yang 31 Mei 2011 nanti berusia 718 tahun.

Persebaya 1927 dalam 18 kali main berhasil membukukan nilai 40. Nilai ini sama dengan Persema yang dalam pertandingan melawan Persibo sore ini berakhir imbang 1-1, namun dengan selisih gol yang tidak lebih besar dari Persebaya 1927.

"Juara paruh musim ini memang jadi hasil yang baik, tapi ini hanya separuh perjuangan. Hasil pertandingan-pertandingan di paruh musim ini akan dievaluasi," kata dia.

Evaluasi itu nantinya akan berbuah pada keputusan mempertahankan atau mencoret pemain. Seiring dibukanya musim transfer pemain, Persebaya 1927 juga akan melakukan perombakan squad. Saat ini tim yang dilatih AJI SANTOSO itu punya 26 dari 30 kuota pemain. Dari jumlah itu, Persebaya 1927 juga baru mengisi 4 dari 5 jumlah pemain asing yang diperbolehkan.

"Kita lihat saja nanti bagaimana kelanjutannya. Apakah squad akan bertahan atau berubah juga tergantung pada kelanjutan kompetisi LPI pada putaran kedua nanti," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, KOMITE NORMALISASI PSSI sudah mewadahi LPI dalam kompetisi sepakbola nasional bersama PSSI. Bagaimana kelanjutan dan bentuk kompetisi itu, sampai kini belum ada kepastian.[suarasurabaya]

Rumput Gelora Bung Tomo Berasal dari Kanada

10 Agu 2010

Pembangunan Stadion Gelora Bung Tomo di kawasan Surabaya Sport Center (SSC) akan menjadi tonggak sejarah Surabaya.

Tak hanya itu, SSC di atas lahan seluas sekitar 100 hektare itu juga akan menjadi ajang percontohan bagi pembangunan stadion lain di Indonesia.

Megaproyek SSC diresmikan, Jumat (6/8), dihadiri sekitar 50.000 orang yang tumplek blek di stadion seluas 20 hektare itu. Keluarga dan rekan-rekan Bung Tomo seperjuangan didatangkan juga untuk menikmati megahnya tribun dan hijaunya rumput gelora itu.

Para undangan tentu saja tidak hanya menjadi saksi bangunan yang dikerjakan bertahap ini, melainkan juga bersyukur, karena Surabaya mampu membangun stadion termegah setelah Gelora Bung Karno (Senayan).

Untuk tahap pertama, pemkot harus mengeluarkan dana Rp 445 miliar, padahal luas lahan yang dibangun baru mencapai 20 hektare, yakni meliputi stadion indoor, masjid, dan stadion utama. Menurut rencana SSC dibangun di atas lahan 20 hektare, sehingga proyek ini diperkirakan selesai 2020.

Pembangunan SSC sebenarnya sudah digagas sejak Wali Kota Poernomo Kasidi, namun perjalanannya syarat kontroversial, bahkan sejumlah pejabat sempat diperiksa pihak berwajib. Kini, saat Pemkot Surabaya dipimpin Bambang DH, rencana spektakuler ini mulai terwujud tanpa banyak gejolak.

“Dengan adanya stadion semegah ini, tentu saja kami berharap akan muncul atlet-atlet baru dari Surabaya untuk Indonesia menuju prestasi dunia,” tandas Bambang DH.
Pembangunan Stadion Bung Tomo dilakukan tanpa tanggung-tanggung, sejumlah material pendukung didatangkan langsung dari sejumlah negara.

Untuk menyuguhkan rumput kelas internasional, Gelora Bung Tomo kini terlihat hamparan rumput hijau yang dihiasi garis-garis lurus. “Kami sengaja mendatangkan rumput bola dari Kanada dan kami kembangkan di Pasuruan untuk Gelora Bung Tomo,” tandas Siti Utari, Dirut PT Sekar Asri Mandiri yang dipercaya sebagai Sub Kontraktor oleh PT Adirecon selaku pemenang tender. (SURYA)

Persebaya Degradasi, Bonek Tetap Setia

9 Agu 2010

Loyalitas Bonek terhadap Persebaya patut diacungi jempol. Meski timnya dipastikan degradasi ke Divisi Satu, namun suporter yang identik dengan warna hijau ini berjanji setia mendukung Bajul Ijo.

Dirigen Bonek, Okto Tyson mengaku salut dengan sikap Persebaya yang memilih tidak berangkat ke Palembang untuk tanding ulang lawan Persik Kediri. Sebab, ia tahu hal itu tidak akan berguna, apalagi PSSI sudah menyiapkan lubang kubur untuk Bajul Ijo. "Kami salut. Ini demi harga diri Persebaya, dan harga diri Persebaya, harga diri Bonek juga," kata Okto.

Hal serupa juga disampaikan penggagas Bonek Bersatu, Mujie Putra. Kepada beritajatim.com, Mujie justru bangga karena timnya tersdegradasi dengan terhormat. Apalagi jelas-jelas PSSI sebagai otoritas tertinggi sepakbola telah menjilat ludahnya sendiri. "Persebaya dan rakyat Surabaya telah didzalimi oleh mereka. Bagi kami jangankan didegradasi, kami siap mati untuk melawan kedzoliman PSSI," jelas Mujie.

Pernyataaan serupa juga disampaikan ketua Bonek Merah Putih, Reza. Baginya apapun yang terjadi dengan Bajul Ijo, Bonek selalu ada dan setia untuk Persebaya.
"Tidak berangkat ke Palembang adalah pilihan sangat tepat. Demi dan untuk harga diri Surabaya dan Persebaya serta martir untuk sepakbola nasional," katanya.

Bajul Ijo memang baru saja didegradasi ke Divisi Utama karena tidak menjalani tanding ulang lawan Persik Kediri. Atas kejadian ini, Pelita Jaya Karawang lah yang menerima durian runtuh. Klub milik petinggi PSSI, Nirwan Bakrie ini berhak melakoni tanding ulang lawan Persiram Raja Ampat. (beritajatim)

Stadion Bung Tomo Jadi Ikon Baru Surabaya

7 Agu 2010

Peresmian Surabaya Sport Center (SSC) “Stadion Bung Tomo” menandai adanya satu ikon baru hadir di Surabaya. Stadion berstandar internasional ini diresmikan BAMBANG DH Walikota Surabaya didampingi BAMBANG SULISTOMO putra almarhum Bung TOMO, Jumat (06/08) malam.

Hadir pula pada malam peresmian yakni Hajjah SOELISTINA SUTOMO istri almarhum Bung TOMO, anggota DPRD Surabaya, perwakilan LSM dan tokoh masyarakat. Peresmian itu dilakukan dengan menandatangani prasasti atas nama BAMBANG DH dan BAMBANG SULISTOMO.

Dalam sambutannya, Walikota Surabaya berharap kehadiran Stadion Bung Tomo ini akan jadi ikon baru Surabaya. Stadion berkapasitas 50 ribu orang bukan saja jadi sarana meningkatkan prestasi olahraga di Surabaya tapi juga mampu mendorong pembinaan olahraga.

BAMBANG mengatakan ada 3 bangunan yang sudah diselesaikan di kawasan 100 hektar itu. Yakni bangunan utama berupa Stadion Bung Tomo yang menghabiskan anggaran Rp 440 milyar, Stadion Indoor berkapasitas 10 ribu orang dengan anggaran pembangunan Rp 63 milyar dan masjid berkapasitas 800 orang yang dibangun dengan biaya Rp 3 milyar.

“Pembangunan di kawasan ini dilakukan secara bertahap hingga 100 hektar terserap seluruhnya. Ketiga bangunan tersebut hanya sebagian kecil dari luasan lahan yang tersedia,”ujarnya.

Meski demikian, BAMBANG mengakui, saat ini keberadaan Stadion Bung Tomo masih terkendala dengan akses jalan. Pasalnya, Pemkot Surabaya harus membebaskan sebagian lahan milik warga sekitar serta anggaran dari pusat.

BAMBANG menjelaskan sebenarnya untuk akses jalan menuju SSC bagian dari program pusat. Untuk itu, Pemkot Surabaya akan mintakan dana dari pusat untuk pembangunan kontruksi jalan.

”Kita sudah ada pembicaraan dengan pusat, kalau memang Pemkot bisa sediakan tanahnya, mereka akan bantu biaya pembangunan kontruksi jalan. Nah, untuk lahan milik 3 pengembang di Surabaya Barat, kita sudah bicarakan dan mereka mau berikan lahannya tanpa kompensasi. Hanya saja yang perlu dibahas adalah mekanisme penyerahan lahannya dalam bentuk hibah karena ini diluar 40% fasum dan fasos yang biasanya diserahkan pengembang ke pemerintah daerah,”paparnya.

BAMBANG mengungkapkan untuk akses SSC kelak lahan sudah tersedia, akan dibangun jalan selebar 60 meter dari Gresik ke selatan Driyorejo menyambung ke pintu tol Romokalisari. Warga kota baik dari Surabaya maupun Gresik bisa memanfaatkan akses ini jika menuju SSC.

Peresmian Stadion Bung Tomo yang ditarget dihadiri 50 ribu orang berjalan molor. Pasalnya, terjadi kemacetan pada poros jalan yang tersedia sehingga banyak undangan datang terlambat ke stadion. Meski demikian, beragam atraksi yang disiapkan bisa menghibur undangan. (SUARASURABAYA)

Persebaya Tetap ke Kandang "Macan Putih"

5 Agu 2010

Meskipun pertandingan ulang antara Persik Kediri dan Persebaya Surabaya dibatalkan, "Bajul Ijo" dipastikan tetap bertolak ke kandang "Macan Putih", Kamis (5/8/10) pagi.

"Kami tetap berangkat dan hadir di lapangan sesuai jadwal yang ditentukan. Soalnya hingga saat ini belum ada surat pembatalan resmi dari PT Liga Indonesia," ujar manajer Persebaya Gede Widiade, Rabu (4/8/10).

Hingga kemarin Persebaya memang baru menerima surat pembatalan sejumlah tiga lembar dari panpel Persik yang menyertakan surat keterangan pencabutan rekomendasi dari kepolisian resor Kota Kediri.

Pembatalan laga mahapenting ini memang masih misterius. Kemarin sore, technical meeting digelar di Kediri. Untuk itu Persebaya mengirimkan bendaharanya, Hendri Suhariyanto, dan asisten pelatih Machrus Afif untuk mewakili tim. Selain itu, ANTV selaku televisi swasta yang akan menyiarkan secara langsung pertandingan pun masih menurunkan jadwal pertandingan antara kedua tim.

Atas dasar itu, Ketua Harian Persebaya Cholid Goromah pun berharap timnya tetap hadir di Kediri. "Kalau nanti akhirnya gagal dipertandingkan seharusnya tuan rumah kembali kena denda WO (walk out)," ujarnya.

Jika hal ini kembali terjadi, maka perkara pertandingan 29 April antara Persik dan Persebaya benar-benar terulang. Kala itu Persik juga dianggap WO karena tidak mampu menggelar pertandingan di kandangnya. (KOMPAS)

Football News

 

© Copyright surabaya view 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.